SLEMAN - Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis langsung memberikan sorotan tajam terkait penyelesaian akhir anak asuhnya usai timnya ditahan imbang 0-0 oleh Persipura Jayapura di Maguwoharjo International Stadium (MaglS), Sabtu (1/11) malam. Menurutnya, saat menghadapi Mutiara Hitam itu penyelesaian akhir pemainnya masih kurang maksimal.
Walaupun di laga melawan Persipura PSS mampu mendominasi penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang emas, Gustavo Tocantins dan kawan-kawan masih belum bisa menjebol gawang dari besutan Rahmad Darmawan itu.
"Ball possession kami menang. Segala macam kami menang, tetapi kan tidak ada gol, ya. Tapi kami tidak lalu mengecilkan tim Persipura. Mereka juga bagus di-counter attack," ucap Ansyari Lubis, Minggu (2/11).
Oleh karena itu, untuk saat ini tim pelatih PSS langsung melakukan evaluasi, terutama di lini depan. Mengingat hasil imbang dari Persipura Jayapura itu sedikit membuat kecewa dari tim pelatih.
"Dari segi frekuensi kami attacking di depan. Peluang kami banyak, tapi ya itu tadi, kami harus evaluasi di mana kami bisa membuat gol," tegas pelatih yang akrab disapa Uwak itu.
Hasil imbang saat melawan Persipura itu memang masih tetap menjaga PSS di puncak klasemen sementara Grup Timur kompetisi Championship musim 2025/2026 dengan torehan 19 poin. Namun, bagi Uwak kegagalan meraih kemenangan di kandang itu adalah kerugian tersendiri yang harus segera dibenahi. "Kami kecewa, tetapi satu poin itu tetap sangat berharga buat kami," ujarnya. (ayu/laz)