Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Keren! Angkat Tema Batik saat Tampil di Panggung DBL, Letusan Movement Ingatkan Generasi Muda Cinta Warisan Para Leluhur

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 26 Oktober 2025 | 03:22 WIB
 
Letusan Movement saat tampil di GOR UNY, Sabtu (25/10/2025) malam.
Letusan Movement saat tampil di GOR UNY, Sabtu (25/10/2025) malam.
 
SLEMAN - Letusan Movement mengangkat tema Born to Shine with Batik saat tampil di panggung Azarine DBL Dance Competition 2025-2026, di GOR UNY, Sabtu (25/10/2025) malam.
 
Dalam kesempatan ini tim dance SMAN 3 Jogja ini ingin bahwa batik merupakan pakaian yang terus mengikuti perkembangan zaman. 
 
Leader Letusan Movement Jingga Aurellia Maheswari menjelaskan dalam ajang Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 ini pihaknya memang sengaja mengangkat tema batik.
 
Baca Juga: SMA Bopkri 1 Jogja Tembus Play-offs Usai Bungkam SMAN 4 Jogja 44-23, SMA Bosa Kian Mantap Pertahankan Gelar Juara Bertahan 
 
Sebab pihaknya ingin memperkenalkan kepada para anak-anak muda ternyata di zaman sekarang itu batik masih bisa dipakai dengan outfit yang modern.
 
"Jadi tidak ketinggalan zaman," ungkapnya. 
 
Jingga juga menjelaskan, secara alur cerita, dance-nya ini menceritakan bahwa ada seseorang yang dibully karena memakai batik.
 
Baca Juga: Renovasi Kios Pasar Seni Gabusan Belum Bisa Dilakukan, Usai Terbakar Jumat Malam Akibat Korsleting Listrik: Ini Alasan DKUKMPP Bantul
 
Tapi di akhirnya cerita nanti orang-orang yang membully itu malah mengajak orang lain buat pakai batik juga.
 
"Pada akhirnya semua orang senang memakai batik," cetusnya. 
 
Secara tersirat, lanjut Jingga konsep dance yang bertema batik ini memberikan pesan kepada para anak-anak muda supaya jangan melupakan batik.
 
Baca Juga: Gagal Bawa Pulang Poin, Ansyari Lubis Janji Perbaiki Performa: PSS Sleman Akui Kekalahan dari Persela Lamongan
 
Mengingat batik itu warisan dari para leluhur Nusantara. 
 
"Walaupun zaman sudah modern, dan mungkin batik udah dilupain sama anak-anak modern, apalagi anak-anak Gen Z. Tapi kami buktiin kalau batik itu masih bisa dipakai sama zaman sekarang gitu," tegasnya. (ayu)
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#tim dance #panggung dbl #Kopi Good Day DBL Indonesia #DBL 2025 #Letusan Movement