JOGJA - Timnas Indonesia tersingkir dari ronde keempat kualifkasi dan dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2026, setelah menelan dua kali kekalahan melawan Saudi Arabia dan Irak. Situasi ini membuat posisi pelatih kepala Patrick Kluivert terancam.
Ramai jadi perbincangan mantan pemain Ajax Amsterdam dan FC Barcelona itu akan dicopot dari jabatannya sebagai pelatih kepala.
Di satu sisi beredar kabar juga bahwa pelatih Belanda lainnya, Jean Paul van Gastel yang kini menangani PSIM Jogja masuk dalam bursa calon pelatih Timnas Indonesia selanjutnya.
Saat dikonfirmasi perihal isu itu, mantan pelatih NAC Breda tersebut menanggapi kabar yang beredar dengan cukup santai. Ia mengungkapkan, kabar tersebut memang hanya rumor belaka.
"Saya pikir Kluivert sudah melakukan pekerjaannya dengan baik. Bermain di fase itu adalah pekerjaan berat," ujar Van Gastel Minggu (12/10).
Secara pribadi ia juga menegaskan posisinya dan merasa tidak sepantasnya membahas kemungkinan pergantian posisi pelatih Timnas Indonesia.
Menurutnya, fokus utama yang kini dijalankan adalah sepenuhnya membawa PSIM terus tampil konsisten dan bisa bersaing di kompetisi BRI Super League.
Harus diakui, sebagai pelatih debutan di kompetisi sepak bola Indonesia, torehan Van Gastel sejauh ini cukup menjanjikan.
Dari tujuh pertandingan yang sudah dijalani, ia membawa PSIM bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara dengan torehan 12 poin.
Sebagai pelatih, ia tetap profesional untuk menjalankan tanggungjawabnya di tim Laskar Mataram dan enggan untuk terdistraksi pada isu-isu di luaran yang beredar.
"Tidak adil atau ideal untuk membicarakan posisi Kluivert atau posisi saya. Saya bekerja di PSIM, saya tidak ditunjuk di tempat lain," tuturnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun