Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berlari Menembus Hutan dan Pegunungan: Biosferun 2025 Hadir Lagi di Kulon Progo

Magang Radar Jogja • Jumat, 3 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Berlari Menembus Hutan dan Pegunungan: Biosferun 2025 Hadir Lagi di Kulon Progo
Berlari Menembus Hutan dan Pegunungan: Biosferun 2025 Hadir Lagi di Kulon Progo

JOGJA – Badan Otorita Borobudur (BOB) kembali menggelar Biosferun. Acara lari tahunan ini mengusung kebudayaan dan pariwisata Yogyakarta. Acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 19 Oktober 2025, bertempat di Kawasan Cagar Budaya Biosfer Tumpeng Menoreh, Lapangan Desa Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, DIY.

       “Acara Biosferun diadakan dengan latar belakang histori yang membanggakan. Acara Biosferun ini diadakan untuk memperingati penobatan Tumpeng Menoreh sebagai Biosfer oleh Unesco,” kata Direktur Utama BOB, Agustin Peranginangin, Kamis (2/10).

Acara Biosferun tahun ini adalah perhelatan acara yang ke 4. Selain itu, acara Biosferun ini adalah salah satu acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata yang selalu hadir dalam setiap tahunnya.

       Rute Acara Biosferun ini akan dihiasi oleh pemandangan alam pegunungan di Kulon Progo. Rute Biosferun dimulai dari Lapangan Desa Pagerharjo, Hutan Pinus, Tumpeng Menoreh, dan berakhir di Lapangan Desa Pagerharjo.

       Direktur Pemasaran Pariwisata BOB Harfiansa Bimatara menambahkan, acara ini juga telah menyediakan tempat sampah untuk menanggulangi sampah dari peserta. Di setiap jalur atau track lari dalam acara telah disediakan tempat sampah untuk membuang sampah peserta selama acara Biosferun ini berlangsung.

“Adanya tempat sampah tersebut adalah kebijakan dari Kementerian Pariwisata untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan tempat yang akan dilalui oleh peserta,” jelasnya.

       Acara Biosferun terdiri dari beberapa kategori lari. Kategori lari tersebut dibagi menjadi tiga kategori, yaitu kategori 7k, 15k, dan 30k. Setiap kategori, memiliki perbedaan dari segi panjangnya lintasan lari, waktu atau jam penyelenggarannya dan biaya pendaftaran. Untuk biaya pendaftaran, dimulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 450 ribu.

       Acara Biosferun tahun ini akan memiliki target peserta yang cukup banyak. Target acara pada tahun ini adalah 1.000 peserta yang datang dari beragam wilayah Pulau Jawa dan internasional.

“Target tahun ini adalah 1.000 peserta lebih dan pendaftaran dibuka untuk umum, jadi semua Masyarakat di Indonesia dan Internasional dapat mengikuti,” ungkap Direktur Keuangan Umum Yusuf Hartanto.

       Dengan adanya acara Biosferun ini, lanjut dia, akan membuka peluang pemutaran keuangan dan ekonomi dari Masyarakat. Selain pemutaran ekonomi Masyarakat, diharapkan juga pariwisata pada daerah Kulon Progo dikenal oleh Masyarakat luas dan dapat membuka masuknya peluang usaha di bidang pariwisata.

“Harapannya, semoga acara Biosferun dapat membuka peluang ekonomi pada Masyarakat, serta dapat mengenalkan pariwisata di Yogyakarta khususnya di daerah Kulon Progo kepada Masyarakat secara luas,” tutur Yusuf.

 

Antonius Bondan Satrio Aji

 

Editor : Heru Pratomo
#BIOSFERUN #Tumpeng Menoreh #BOB #Kulon Progo #Badan Otorita Borobudur #UNESCO