JOGJA - Setelah para pemain Elite Pro Academy (EPA) PSIM U-16 resmi teken kontrak pada minggu lalu, kini giliran skuad EPA PSIM U-18 dan U-20 yang menyusul untuk melakukan penandatanganan kontrak.
Berlangsung di Pendopo Monumen PSSI, Wisma PSIM Jogja, penandatanganan kontrak itu dihadiri seluruh pemain. Beberapa pemain yang masih berusia di bawah 18 tahun juga didampingi wali atau orang tua masing-masing.
Direktur Akademi EPA PSIM Andhika Mulia Pratomo menegaskan, fokus utama PSIM terkait pengembangan akademi adalah untuk menyiapkan pemain agar bisa bermain untuk tim senior.
"Target kita bisa memunculkan pemain untuk di senior. Kalau target di EPA, minimal kita bisa nyetor 2-3 pemain yang bisa main di first team," ungkapnya Minggu (28/9).
Ia juga menambahkan kriteria yang dipilih untuk skuad EPA U-18 dan U-20 adalah merujuk pada target tersebut. Yakni para pemain punya relevan dan konektivitas permainan dengan tim utama atau senior PSIM Jogja.
"Untuk kriterianya tetap sama. Minimal mereka bisa menerapkan gaya bermain apa yang diinginkan di tim senior," tambah Andhika.
Terkait jumlah pemain yang diambil, Andhika menuturkan, ada lebih dari 30 pemain di EPA U-18. Sementara untuk U-20 nanti akan ada penambahan pemain secara berkala.
"U-18 diambil 32. Kalau yang U-20 masih sambil ngisi kekosongan, sekarang 23-24 pemain," terangnya.
Banyaknya pemain di kategori U-18 itu bukan tanpa alasan. Secara pola U-18 punya potensi lebih untuk main di dua kelompok usia. Yakni U-18 sendiri, dan U-20.
"Pemain U-18 memang sengaja kita gelembungkan. Apabila mainnya bagus dan berkembang di U-18, maka bisa kita mainkan di U-20," tambahnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun