Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sambangi Sejumlah Klub Bola Voli di Jogja, Fixch Sosialisasikan Bahayanya Penggunaan Sepatu KW

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 15 Juli 2025 | 14:55 WIB

 

JANGAN ASAL PAKAI: Tim Fixch saat melakukan sosialisasi kepada para atlet tentang bahayanya penggunaan sepatu KW.
JANGAN ASAL PAKAI: Tim Fixch saat melakukan sosialisasi kepada para atlet tentang bahayanya penggunaan sepatu KW.

JOGJA - Menjamurnya sepatu olahraga bajakan atau KW di pasaran, menuai keprihatinan Fixch. Fenomena ini disikapi produsen sepatu olahraga lokal Indonesia yang lekat dengan cabang bola voli itu dengan menggulirkan Fixch Experience Road to Java 2025.

Fixch Experience Road to Java 2025 merupakan program tahunan dari produk sepatu untuk olahraga bola voli yang sudah dilaksanakan sejak 2023. Fixch berharap program ini bisa memberi pengalaman baru bagi atlet klub voli di Jawa yang tidak pernah lelah melatih anak usia dini bertalenta.

CEO PT Citra Persona Atletika (Fixch) Leonardus Adrianto menjelaskan, melalui program ini pihaknya memang ingin mensosialisasikan bahayanya penggunaan sepatu KW di kalangan atlet. Tujuannya tidak hanya sekadar memperkenalkan produk sepatu Fixch untuk olahraga voli, namun juga ingin memotivasi atlet muda untuk terus mengembangkan potensi mereka menuju ke level profesional.

 "Saya prihatin dengan sepatu bajakan yang menguasai pasar. Ini berbahaya karena dikembangkan tidak dengan maksimal seturut teknologi yang ada. Mereka mengejar murah saja," katanya Senin (14/7).

Program road show yang diselenggarakan Fixch ini berlangsung satu bulan penuh dengan mengunjungi 35 klub di 25 kota. Mulai Bandung, Purwakarta, Subang, Cirebon, kemudian memasuki wilayah Jawa Tengah seperti Tegal, Pekalongan, Kendal, Semarang, hingga Solo.

Road show juga berlanjut ke Jawa Timur dengan mengunjungi klub-klub di Surabaya, Mojokerto, dan Malang. Saat di Jogjakarta, road show dilakukan di Ganeksa, Bumi Mataram Volleyball Academy, Yuso VC, dan Pesona Paz.

Melalui program itu, Leonardus berharap para atlet bisa muda menyadari bahayanya penggunaan sepatu KW, baik untuk sesi latihan maupun pertandingan. "Pengaruhnya juga ke pertumbuhan otot kaki bagi anak pembinaan voli usia dini. Makanya kami mengampanyekan kepada para siswa atau atlet klub pembinaan voli supaya tidak memakai sepatu KW," lontarnya.

Sementara Owner Bumi Mataram Volleyball Academy RM Aries Nandarika Rozali mengatakan, penggunaan produk sepatu KW belakangan masih cukup marak di kalangan atlet-atlet belia. Berdasar pengamatannya, para atlet itu memilih produk abal-abal yang mengenakan brand internasional karena faktor harga yang dinilai terjangkau.  (ayu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#voli #bola voli #Sepatu KW #volleyball