Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lintasan Atletik Gelora Handayani Tidak Layak Jadi Venue Porda 2025, Ini Solusi dari PASI DIY

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 3 Juli 2025 | 16:10 WIB
WKU II KONI DIJ Nolik Maryono saat berfoto bersama pengurus Pengda PRUI DIJ   
WKU II KONI DIJ Nolik Maryono saat berfoto bersama pengurus Pengda PRUI DIJ  
 
JOGJA - Pengda Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIJ secara tegas menyatakan bahwa lintasan lari di Stadion Gelora Handayani, Gunungkidul, tidak memenuhi standar kelayakan untuk dijadikan venue Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIJ 2025.
 
Pernyataan ini disampaikan setelah tim PASI DIJ beberapa waktu lalu melakukan uji coba langsung di lintasan tersebut dan menemukan berbagai masalah serius yang berpotensi membahayakan atlet.
 
Sekretaris Umum Pengda PASI DIJ Triyana menjelaskan dalam uji coba yang melibatkan para atlet dengan menggunakan sepatu khusus lari beberapa waktu lalu itu, hasilnya sangat mengkhawatirkan. Menurutnya pada waktu atlet melakukan start untuk sprint, ada yang mau jatuh seperti terpeleset.
 
Baca Juga: Tujuh Pemain Lama PSIM Jogja Jadi Perhatian Khusus Van Gastel, Terkait Kebugaran karena Lama Libur Latihan
 
Selain itu, ketika atlet melakukan uji coba, sepatu para atlet itu bahkan mengalami kerusakan setelah berlari di lintasan tersebut. "Para atlet juga merasakan kalau lari agak jauh lutut mereka sakit karena lintasannya terlalu keras," cetusnya, Rabu (2/7).
 
Tak hanya itu, Triyana juga menyatakan bahwa dalam uji coba yang dilakukan, ketika para atlet melakukan start di tikungan juga menunjukkan bahaya laten. Sebab saat melakukan tikungan itu ada atlet yang terpeleset.
 
"Ada juga yang kebablasan, karena tikungannya terlalu tajam. Sehingga atlet itu nabrak pagar pembatas. Masalah lain yang tak kalah krusial adalah penataan start yang terbalik," ujarnya. 
 
Baca Juga: SPMB SMA Jalur Afirmasi di DIY Semrawut, Dikpora Diskualifikasi 139 Calon Siswa
 
Selain itu, PASI DIJ juga menyoroti lebar lintasan yang tidak konsisten. Menurut Triyana lintasan atletik yang berada di Gelora Handayani itu memiliki jarak yang tidak pas antara lintasan satu dengan lintasan lainnya. 
 
Bahaya lain terdapat pada lintasan paling dalam yang terlalu mepet dengan gorong-gorong pembuangan drainase yang dinilai bisa membahayakan bagi para atlet karena terlalu mepet. 
 
"Kondisi permukaan lintasan juga tidak rata," katanya. 
 
Baca Juga: Malioboro Bebas Kendaraan Setiap Hari, Uji Coba Bakal Dilakukan Pemkot Jogja Tahun Ini
 
Melihat berbagai kendala dan potensi bahaya yang ada tersebut, maka Pengda PASI DIJ menyimpulkan bahwa lintasan lari Stadion Gelora Handayani sangat tidak layak untuk dijadikan venue atletik Porda 2025 nanti. Sebab ketika digunakan dikhawatirkan itu bisa membuat para cedera atlet. 
 
"Untuk lari 100 meter pun performa atlet tidak maksimal, apalagi untuk jarak yang lebih jauh," lontarnya Triyana. 
 
Sebagai alternatif, Triyana menyatakan jiksa saat ini Pengda PASI DIJ merekomendasikan Lintasan Lari Mandala Krida sebagai venue yang lebih representatif dan sudah memenuhi standar. Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan serius bagi pihak penyelenggara Porda 2025 demi keselamatan dan performa maksimal para atlet. (ayu)
Editor : Heru Pratomo
#Gelora #Gunungkidul #porda #KONI DIJ #PON 2028 #pasi #Handayani #lintasan atletik