JOGJA - Atlet para badminton andalan DIY Qonitah Ikhtiar Syakuroh kembali menunjukkan prestasinya. Atlet disabilitas asal Kulon Progo ini berhasil menyabet medali emas kategori Women Single - SL 3 dalam ajang Asia Para Badminton Championship 2025.
Kepastian Qonitah mendapatkan medali emas ini didapat usai atlet berusia 23 tahun ini mengalahkan atlet asal India Mandeep Kaur pada partai final dengan skor 2-0, hari Minggu (22/6) lalu.
Pelatih Para Bulutangkis Pelatnas NPC Indonesia Imam Kunantoro mengaku bangga dan mengapresiasi prestasi yang berhasil diraih Qonitah di ajang Asia Para Badminton Championship 2025 itu. Menurut pria yang juga ketua umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIY ini, prestasi yang diraih itu menjadi bukti nyata dedikasi dan konsistensi Qonitah sebagai atlet para bulutangkis kebanggaan DIY, sekaligus bagian dari perjuangannya untuk mempertahankan peringkat 1 dunia di kelas Women Single SL 3 .
"Sebagai ketua NPCI DIY sekaligus pelatih para bulutangkis Pelatnas NPC Indonesia yang turut mendampingi langsung di ajang ini, saya sangat bangga melihat semangat juang dan ketangguhan Qonitah di setiap pertandingan," ungkapnya Senin (23/6).
Tak lupa Imam juga berharap capaian yang diraih Qonitah ini menjadi inspirasi para atlet muda, khususnya di lingkungan NPCI DIY agar bisa terus berlatih, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah maupun bangsa di kancah internasional. "Semoga ada atlet-atlet baru yang bisa seperti Qonitah ke depan," katanya. (ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita