JOGJA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jogja kini tengah fokus untuk memusatkan seluruh daya dan upayanya dalam mempersiapkan keikutsertaan kontingen Kota Jogja di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIJ 2025. Hal tersebut dilakukan karena kontingen Kota Jogja ingin meraih target agar bisa meraih medali sebanyak-banyaknya di ajang olahraga terbesar se-DIJ tersebut.
Ketua Umum KONI Kota Jogja Aji Karnanto menjelaskan jika saat ini KONI Kota Jogja telah melakukan persiapan-persiapan, baik persiapan secara teknis atau dari sisi cabang olahraga yang akan ambil bagian, hingga hal-hal non teknis yang harus dipenuhi guna mendukung penampilan maksimal atlet-atlet tersebut.
Mengingat pelaksanaan Porda 2025 yang cukup jauh, yakni di Gunungkidul, maka hal nonteknis mulai dari transportasi sampai akomodasi mulai dipikirkan oleh KONI Kota Jogja agar para atletnya mampu memberikan prestasi gemilang.
Sementara untuk persiapan teknis, Aji telah memastikan jika saat ini sekitar lebih dari 800 atlet Kota Jogja tengah mengikuti program Pemusatan Latihan Cabang Olahraga (Pelatcab) sebagai persiapan akhir sebelum tampil di Porda DIJ 2025 mendatang. Program Pelatcab ini merupakan kelanjutan dari program persiapan awal yakni Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot) yang digelar pada tahun 2024 silam.
"Dari seluruh anggaran yang kami terima tahun 2025 ini, memang kami fokuskan pada rencana keikutsertaan kontingen Kota Jogja di ajang Porda DIJ mendatang," katanya, Selasa (3/6).
Dengan segala persiapan matang yang tengah dilakukan, saat ini KONI Kota Jogja mengaku sangat optimis untuk menghadapi Porda DIJ 2025. Target medali dan posisi di klasemen akhir menjadi motivasi utama kontingen Kota Jogja di ajang tersebut.
"Untuk target, kami optimistis bisa meraih peningkatan medali emas dibandingkan Porda sebelumnya. Jika raihan medali emas meningkat, semoga peringkat juga akan meningkat," tegasnya. (ayu).
Editor : Heru Pratomo