JOGJA - Kabar membanggakan datang dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIY.
Sebanyak tiga atlet disabilitas andalan serta satu pelatih berdedikasi dari Bumi Mataram resmi dipanggil mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).
Mereka dipersiapkan untuk ajang bergengsi Asian Para Games Nagoya 2026 dan Paralympic Los Angeles (LA) 2028.
Ketiga atlet yang dipercaya bergabung dalam Pelatnas berasal dari cabang olahraga berbeda. Mereka adalah Teodora Audi Ayudia Ferelly (para panahan), Qonitah Ikhtiar Syakuroh (para bulu tangkis), dan Nurfendi (para balap sepeda).
Ketiganya merupakan talenta potensial hasil pembinaan berkelanjutan di bawah NPCI DIY.
Tak hanya atlet, pelatih para bulu tangkis Imam Kunantoro juga turut dipanggil. Imam, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum NPCI DIY dipercaya menjadi bagian dari tim pelatih nasional.
"Saya pribadi juga merasa terhormat karena turut dipercaya menjadi bagian dari tim pelatih nasional dalam Pelatnas ini," kata Imam, Rabu (7/5/2025).
Imam menyebut pemanggilan ini merupakan pencapaian besar atas kualitas pembinaan olahraga disabilitas di DIY.
Program Pelatnas NPCI Indonesia 2025 sendiri menjadi bagian dari rencana jangka panjang menuju Asian Para Games 2026 dan Paralympic 2028.
Baca Juga: Dampak Hujan dan Angin Kencang, Sebabkan 15 Kejadian Pohon Tumbang dan Genting Beterbangan di Sleman
"Seluruh rangkaian program ini juga merupakan dasar pembinaan jangka panjang menuju Paralympic Games Los Angeles 2028," jelasnya.
Sebagai Ketua Umum NPCI DIY, Imam meminta agar masyarakat DIY dapat mendukung ketiga atlet dan satu pelatih yang dipanggil ke Pelatnas kali ini bisa mentorehkan prestasi yang gemilang.
Sehingga bisa membawa nama baik daerah dan bangsa, serta menjadi inspirasi bagi seluruh atlet disabilitas yang ada di DIY.
"Dengan kerja keras, disiplin, dan semangat kebersamaan, kami yakin prestasi yang membanggakan akan bisa diraih," tegasnya. (ayu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita