JOGJA - Olahraga padel kini menjadi hobi sekaligus gaya hidup baru bagi masyarakat Jogjakarta. Fasilitas lapangan yang dikhususkan untuk olahraga raket asal Meksiko itu pun mulai bermunculan. Salah satunya Jogja Padel yang beralamat di Jalan Soragan No. 29, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.
Owner Jogja Padel Bambang Wibisono mengatakan, lapangan padel yang dikelolanya didirikan pada tahun lalu. Tempat tersebut memiliki lima lapangan dengan biaya sewa sebesar Rp 250 ribu per lapangan untuk satu jam permainan. Kemudian jika ingin menyewa raket, dibebankan biaya Rp 30 ribu per sesi.
Bambang menjelaskan, bahwa Jogja Padel juga menyediakan jasa pelatih atau mentor. Disediakannya jasa mentor dengan biaya tertentu tersebut, karena diakui olahraga padel merupakan hal yang sangat baru di Indonesia.
Kehadiran pelatih diharapkan dapat membuat pemain bisa lebih paham dengan cara dan aturan dalam olahraga itu.
Adapun Padel Jogja buka dari pukul 06.00-00.00. Permainan padel bisa dilakukan oleh empat orang dengan cara bermain seperti tenis atau pingpong. Meskipun demikian, pengelola tidak membatasi jumlah pemain penggantinya.
“Jadi seumpama yang bermain empat orang, tapi yang ikut ada enam orang atau lebih itu boleh. Jadi nanti berganti-gantian,” ujar Bambang saat ditemui Kamis (25/4).
Dia mengakui, sejak pertama dibuka, animo masyarakat untuk mencoba olahraga padel tergolong tinggi. Jumlah pemesanan lapangan pun terbilang cukup padat. Khususnya pada jam-jam pulang kantor atau ketika sudah memasuki malam hari.
Bambang menyatakan, olahraga padel untuk saat ini memang menjadi tren baru sebagian orang. Terlebih bagi para pekerja kantoran, eksekutif muda, dan mahasiswa. Kondisi tersebut tentu tidak lepas dari banyaknya public figure yang gencar melakukan olahraga tersebut.
Dia pun optimistis, olahraga padel nantinya bisa lebih banyak peminatnya. Sebab di Indonesia olahraga tersebut juga mulai dilirik sebagai salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam kompetisi olahraga nasional.
Jogja Padel juga menyediakan fasilitas tambahan berupa kamar mandi dengan shower dua suhu. Kemudian juga tempat parkir luas, musala, serta ruang ganti. “Untuk pemesanan dan booking waktu penggunaan lapangan dapat dilakukan di aplikasi dan platform AYO Indonesia,” tandas Bambang. (inu/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita