SLEMAN - Manajemen PSS Sleman memberikan jatah libur para pemainnya tiga sampai empat hari untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.
Kebijakan diambil sebagai bentuk apresiasi terhadap para pemain yang telah bekerja keras di musim ini, sekaligus untuk menyegarkan fisik dan mental.
"Itu tergantung pemain yang jauh rumahnya. Kami akan kembali lagi latihan pada tanggal 3 April sore," kata Manajer tim PSS Sleman Leonard Tupamahu, Senin (24/3/2025).
Manajemen berharap pemain dapat memanfaatkan waktu libur dengan sebaik mungkin.
Sehingga usai liburan nanti para pemain dapat kembali dengan semangat dan memiliki motivasi tinggi untuk bisa meraih hasil maksimal di tujuh laga sisa ke depan.
Mengingat saat ini posisi Super Elja sedang menjadi juru kunci klasemen dengan mengantongi 22 poin dari 27 laga sisa yang telah dilakoni.
Menurut Leonard, posisi yang didapat PSS saat ini karena ada banyak aspek yang harus dibenahi.
Karena dalam sepak bola sendiri tidak hanya soal taktik di dalam lapangan saja yang membuat tim mengalami kekalahan.
Tapi juga ada aspek lain yang bisa membuat tim terpuruk.
Baca Juga: Pemkab Sleman Dapat Dukungan Anggaran Rp 3,4 Triliun, Digunakan untuk Membiayai 140 Program
"Saya sudah bilang waktu putaran pertama selesai, kami menang lawan Madura tapi kami harus evaluasi di putaran kedua. Karena putaran kedua di Liga Indonesia itu lebih berat lagi, lebih gila lagi," bebernya.
Bagi Leonard, putaran kedua Liga 1 musim 2024/2025 ini memang sangat berat bagi timnya.
Selain persaingan tim yang semakin berat, Laskar Sembada juga harus bisa keluar dari tekanan untuk tetap bisa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Saya sudah cukup tahu putaran kedua Liga Indonesia seperti apa. Kalau putaran kedua itu sepak bola kepentingan saya bilang. Jadi saya jujur aja ngomongnya nih," ujar Leonard. (ayu/laz)
Editor : Winda Atika Ira Puspita