SLEMAN - PSS Sleman kembali kedatangan amunisi baru pada putaran kedua Liga 1 musim 2024/2025, yakni Jayus Hariono dari Arema FC. Pemain kelahiran Malang, 27 Januari 1997 itu telah resmi dipinjamkan oleh Singo Edan kepada Laskar Sembada untuk memperkuat posisi gelandang bertahan bersama Wahyudi Hamisi dan Betinho Filho.
Baca Juga: Terimbas Pembangunan Tol Jogja-Solo, GKR Mangkubumi Pimpin Prosesi Pemindahan Makam Mbah Celeng
Kedatangan pemain bernomor punggung 55 di PSS Sleman itu diharapkan dapat membantu kedalaman skuat pemain tim Super Elja dalam melakoni putaran kedua kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Apalagi pada putaran pertama, performa tim berjuluk Bianco Verde masih berkutat di zona tengah papan klasemen.
Setelah resmi bergabung bersama PSS Sleman, Jayus mengaku ingin berkontribusi positif buat Laskar Sembada di putaran kedua kompetisi Liga 1 musim ini. "Alhamdulillah senang tentunya bisa bergabung bersama PSS. Semoga dengan kehadiran saya di sini bisa membantu prestasi PSS lebih baik dari putaran pertama dengan membawa naik peringkat di papan klasemen," ungkapnya, Rabu (15/1) sore.
Jayus sendiri mengaku mengenal PSS Sleman berkat antusiasme tinggi para suporternya dalam memberikan dukungan. Maka dari itu, pemain asal Malang tersebut bertekad untuk bisa terus memberikan kontribusi positif bagi tim kesayangan dan kebanggaan Slemania, BCS dan PSS Fans. "Semoga kedatangan saya di sini diberikan kemudahan dan kelancaran agar bisa bermain sebaik mungkin serta memberikan prestasi terbaik bagi PSS dan keluarga besarnya, yakni suporternya," lontarnya.
Baca Juga: Terimbas Pembangunan Tol Jogja-Solo, GKR Mangkubumi Pimpin Prosesi Pemindahan Makam Mbah Celeng
Secara terbuka, Jayus juga mengakui bahwa bergabungnya di skuad Laskar Sembada ada beberapa alasan, yakni menambah menit bermain serta pengalaman baru."Akan tetapi, kehadiran saya di PSS tentu tidak terbatas dua hal tersebut. Mengulang pernyataan sebelumnya, semoga kehadiran saya disini bisa membantu prestasi PSS lebih baik dari putaran pertama dengan membawa naik peringkat," tandasnya. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin