JOGJA - Pengurus Daerah (Pengda) Taekwondo Indonesia (TI) DIY terus mematangkan persiapan atletnya jelang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.
Ketua Umum Pengda TI DY Rudy Koeshardijanto mengatakan, pemusatan latihan daerah (puslatda) dilaksanakan secara intens.
Saat ini, Pengda TI DIY juga berencana mengirim para taekwondoin untuk melakukan latih tanding atau try out ke luar negeri. Rencananya Juni atau Juli.
Hal itu dilakukan agar atlet-atlet taekwondo DIY bisa mendapat pengalaman dan bisa membantu meningkatkan mental bertanding mereka.
"Kami sudah menyusun agenda-agenda terutama try out dan terutama kami akan berusaha bekerja sama dengan KONI terutama dalam hal pendanaan atlet-atlet TI DIY," ujarnya (3/4).
Rudy juga membeberkan, atlet taekwondo puslatda PON DIY rencananya dikirim mengikuti try out di dua negara. Yakni, Thailand dan Korea Selatan.
"Kerja utama kami ini tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kami pengda TI DIY maupun KONI DIY berusaha keras untuk mewujudkan hal itu," jelasnya.
Atlet yang dikirim try out ke luar negeri itu berjumlah sembilan taekwondoin yang masuk dalam puslatda KONI DIY.
Rudy menjelaskan, pada PON XXI Aceh-Sumut yang dihelat September 2024 mendatang itu Pengda TI DIY mendapat target 1 medali emas dari KONI DIY.
Pengda TI DIY optimistis bisa mewujudkan hal itu. Menurut Rudy, potensi untuk merebut satu medali emas itu terbuka lebar.
"Dari KONI dengan berbagai pertimbangan tertentu kami ditarget satu emas. Tetapi kami tetap menerapkan ke pelatih kyorugi dan poomsae masing-masing satu emas," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad