Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cabor MPI Sudah Siap Jadi Anggota KONI DIY, Telah Membentuk Kepengurusan

Rizky Wahyu Arya Hutama • Sabtu, 30 Maret 2024 | 00:05 WIB
PENTATHLON: Ketum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto bersama dengan Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo beserta jajarannya saat di kantor KONI DIY. (Dok KONI DIY)
PENTATHLON: Ketum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto bersama dengan Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo beserta jajarannya saat di kantor KONI DIY. (Dok KONI DIY)

JOGJA - Cabang olahraga (cabor) Modern Pentathlon Indonesia (MPI) siap untuk menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY. 

Hal itu diketahui saat Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo berkunjung ke kantor KONI DIY untuk memperkenalkan diri MPI sebagai induk organisasi baru.

"Dalam kesempatan kunjungan kemarin Bapak Gubernur AAU menyampaikan perihal terbentuknya modern pentathlon Indonesia, di mana pada munas yang lalu, Bapak Gubernur AAU itu terpilih secara aklamasi untuk menjadi ketua PP Modern Pentathlon Indonesia (MPI) menggantikan pengurus lama, Pak Anthony Charles Sunarjo," jelas Ketua Umum KONI DIY Djoko Pekik Irianto (29/3).

Djoko Pekik juga mengatakan, Gubernur AAU juga memaparkan bahwa saat ini MPI juga sudah hadir di DIY. MPI telah secara resmi membentuk kepengurusannya.

"Untuk Pengurus Daerah (Pengda) MPI DIY, itu juga diterangkan kalau sudah dikukuhkan juga oleh Ketua PP MPI. Sehingga diharapkan bisa menjadi anggota KONI DIY," tegasnya.

Terkait keinginan Pengda MPI DIY untuk bisa menjadi anggota KONI DIY, Guru besar FIKK UNY itu juga menjelaskan secara prinsip KONI DIY siap untuk menerima MPI menjadi anggotanya.

Hanya saja, untuk bisa menjadi anggota KONI DIY, sebuah organisasi cabang olahraga harus terlebih dahulu memenuhi beberapa syarat yang sudah ditetapkan sesuai dengan peraturan organisasi (PO) KONI DIY. 

Beberapa syarat tersebut di antaranya, sudah memiliki kepengurus resmi minimal di tiga kabupaten atau kota di DIY.

Kemudian minimal sudah pernah menyelenggarakan ajang kejuaraan daerah (kejurda) yang diakui oleh KONI DIY, dan memiliki kepengurusan di tingkat pengda DIY. 

"Jika telah memenuhi syarat-syarat tersebut, nanti pengajuan permohonan untuk menjadi anggota di KONI DIY ini akan dibawa ke rapat kerja daerah (rakerda) atau musyawarah olahraga daerah (musorda) KONI DIY tahun depan untuk dimintakan persetujuan dari seluruh anggota," ucap Djoko Pekik.

Mengingat Penda MPI DIY saat ini telah terbentuk. Maka Djoko Pekik mendorong agar syarat-syarat yang diwajibkan untuk bisa menjadi anggota itu bisa dipenuhi, sekaligus mulai melakukan pembinaan terhadap para atletnya.

Sebab menurut Djoko Pekik, cabor modern pentathlon ini dirasa lebih berat dibanding cabor-cabor lainnya. Karena menggabungkan lima cabor sekaligus, yakni lari, renang, menembak anggar dan berkuda dalam sebuah olahraga.

Terkait peluang melombakan modern pentathlon pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIY 2025 mendatang. Djoko Pekik juga mengaku sangat terbuka asalkan MPI sudah resmi menjadi anggota KONI DIJ terlebih dahulu.

"Tapi untuk bisa dilombakan di Porda juga membutuhkan proses. Pertama harus memenuhi semua persyaratan awal sebagai anggota, kemudian dilombakan sebagai cabang olahraga eksibhisi terlebih dahulu, baru di Porda selanjutnya jadi cabor definitif," tandasnya. (ayu) 

Editor : Amin Surachmad
#mpi #pentathlon #KONI DIY