Serta atlet dan pelatih Marathon yang akan lomba ke Hongkong, pada hari Senin (8/1) di Kantor KONI DIY.
Ketua umum Pengda Taekwondo Indonesia (TI) DIJ, Rudy Koeshardijanto menyampaikan, pihaknya akan memberangkatkan lima atlet dari nomer Kyorugi.
Dan lima atlet tersebut akan didampingi oleh lima pelatih yang akan berangkat ke Bogor dalam rangka training camp.
"Jadi di training camp itu yang diparkasai oleh warga negara Korea. Dan ini kebetulan usianya mirip dengan atlet-atlet kami. Serta ini adalah kesempatan yang bagus sekali," ujarnya.
Rudy menyebut dalam pelatihan tersebut ternyata atlet Korea itu datang dan difasilitasi Pengda TI Bogor lalu mengundang para atlet Indonesia, yang salah satunya dari DIY.
"Kami sangat menyambut baik. Dari pada memberangkatkan para atletnya ke Korea. Karena ini juga sejalan dengan program puslatda kami, yaitu mengadakan training camp," jelasnya.
Menurut, Rudy training camp di Bogor tersebut sebagai wujud keseriusan dari Pengda TI DIY untuk dalam pembinaan prestasi para atletnya.
"Terimakasih untuk KONI DIY yang telah membantu atlet kami. Sehingga nanti kam harapakan besok di Bogor ini mereka bisa lebih enteng dalam berlatih. Dan tentunya bisa mendapatkan hasil yang maksimal," katanya.
.
Sementara, Ketua umum Pengda PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bambang Dewanjaya menyebut, pihaknya memberangkatkan satu atlet dan satu pelatih dalam kejuaraan Asian Marathon Championships ke 19 di Hongkong.
"Sebenarnya dari Pengda PB PASI ada dua atelt yang akan dikirim ke Hongkong. Satu lagi adalah atlet dari Kalimantan Timur," bebernya.
Tak lupa Bambang juga meminta dukungan untuk satu atlet dan satu pelatih dari Pengda PB PASI DIY ini yang akan berangkat di Hongkong.
"Mohon dukungannya juga semoga kami bisa memperbaki rekor nasional," tegasnya.
Ketua umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto mengatakan dengan adanya pemberatan para atlet dan pelatih dari Pengda TI DIY dan Pengda PB PASI DIY ini tentu menjadi pengalaman yang sangat luar biasa.
"Ya untuk atlet Pengda PB PASI DIY ini kan kalau sudah tanding di Hongkong itu kan tingkat Asia. Maka kalau nanti ketemu lawan di tingkat nasional kan sudah enteng. Dan untuk Pengda TI semoga training camp ini menjadi semagat yang bagus. Dan gunakan trining camp ini sebagai bekal untuk PON 2024 mendatang," tuturnya.
Djoko Pekik juga mengaku sangat mendukung para atlet dan pelatih dari Pengda PB PASI DIY serta Pengda TI yang akan mengikuti berbagai kegiatan tersebut. Tak lupa dari KONI DIY juga berharap agar para atlet dan pelatih ini bisa mewujudkan target yang telah disepakati bersama dengan KONI DIJ.
"Semoga sukses untuk semua. Dan semoga saat kembal nanti bisa mendapat tambahan ilmu yang beguna," tandasnya. (ayu)
Editor : Bahana.