BANTUL - Pecatur andalan DIY Master Nasional (MN) M. Kahfi Maulana sukses mencatatkan kemenangan di babak pertama ajang babak kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) dalam cabang olahraga (cabor) catur putra Zona Jawa yang berlangsung di Hotel Ros In, Bantul, Sabtu (14/10).
Kemenangan itu membuatnya memperbesar peluang untuk menggenggam satu tiket ke PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Dalam pertandingan babak pertama yang dimulai pada pukul 08.30, pecatur asal Kabupaten Sleman peraih dua medali emas PON XX Papua 2021 lalu itu, berhasil mengalahkan pecatur asal Jawa Tengah Robby Katana.
Dengan kemenangan itu, Kahfi berhasil mengumpulkan satu poin sementara dari hasil sekali kemenangan. Nilai tersebut sama dengan yang diraih FIDE Master (FM) Khairul Anam asal Jawa Timur, yang mampu mengalahkan pecatur Banten Cucun Arifin.
Sementara hasil remis harus mewarnai pertemuan dua pecatur papan atas nasional, Grand Master (GM) Novendra Priasmoro asal DKI Jakarta dengan FM Arif Abdul Hafiz asal Jawa Barat di babak pertama.
"Untuk sementara, hasil babak pertama, Kahfi dan Khairul Anam mencatatkan kemenangan. Sedangkan Novendra dan Arif tadi bermain remis. Hari ini (Sabtu) ada dua babak, besok (Minggu) dua babak dan Senin hanya satu babak saja," jelas Ketua Panitia Pelaksana BK PON Zoan Jawa Jumariyanto.
Jika di nomor perorangan wakil DIY mampu menorehkan kemenangan, hal sebaliknya malah didapat oleh tim DIY dari nomor beregu.
Di nomor tersebut, DIY harus rela menelan kekalahan 3,5-0,5 saat bertemu dengan tim Jatim di babak pertama. Sedangkan tim kuat Jabar mencatatkan kemenangan 3-1 atas Jateng. DKI Jakarta kalah 1,5-2,5 dari Banten.
Sementara itu, Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY Djoko Pekik Irianto saat pembukaan Jumat (13/10) malam menegaskan, tim catur DIY bisa meloloskan atlet-atletnya ke ajang PON mendatang.
Terlebih, DIY sebagai tuan rumah di ajang BK PON ini. Djoko Pekik juga berharap pecatur-pecatur DIY mampu tampil maksimal sehingga bisa lolos PON.
Meski harus bertemu pecatur-pecatur kenamaan dari Indonesia yang sudah bergelar master di tingkat nasional dan interansional, pihaknya tetap berharap para pecatur dari DIY tetap percaya diri supaya bisa tampil maksimal.
"Kita berharap catur ini bisa menjadi salah satu cabor yang lolos ke PON Aceh-Sumut mendatang. Jika nantinya catur bisa memastikan tiket tampil di PON. Nanti setelah itu tentu kami akan siapkan untuk mengikuti program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) PON," ungkapnya.
Menurut Djoko, harapan kepada cabor catur untuk bisa lolos dan tampil di PON mendatang tak lepas dari kenyataan bahwa di PON tahun 2021 silam di Papua, tim DIJ sukses menyumbangkan prestasi yang membanggakan.
Tak hanya itu. Di ajang tersebut, menurut Djoko Pekik, cabor catur berhasil menjadi satu-satunya cabor yang mampu menyumbangkan lebih dari satu medali emas bagi DIY. Yaitu, dua medali emas dan satu perunggu.
Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DIY Bambang Wisnu Handoyo mengaku optimistis pecatur-pecatur dari DIY bisa lolos dari babak BK PON kali ini.
Baca Juga: Kalahkan NU 2-1, PSIM Jogja Catatkan Tiga Kemenangan Away Beruntun
"Saya punya keyakinan kalau pecatur-pecatur DIY di ajang BK PON ini, kami akan mampu memberikan yang terbaik. Dengan peringkat pertama dan kedua otomatis lolos, serta masih ada peluang lagi lolos melalui babak play off, saya yakin atlet-atlet kita bisa mewujudkannya," ucapnya.
Menurut Bambang, sejarah tim DIY mampu meraih medali emas di PON Papua lalu. Sebelumnya mereka harus melalui perjuangan berat. Termasuk, melalui babak play off.
"Jadi, saya tetap sangat yakin DIJ bisa lolos dari BK PON Ini untuk melaju ke PON. Meskipun, BK PON zona Jawa adalah yang paling berat, namun saya yakin bisa lolos. Sebab, dengan kami menjadi tuan rumah, mereka pasti akan main maksimal," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad