Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Runner Up, Sleman United Berhak ke Putaran Nasional

Editor Content • Kamis, 23 Desember 2021 | 17:11 WIB
PENINGKATAN KAPASITAS: Sejumlah pelatih se-DIJ mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) serta penyegaran pelatih/penguji tingkat daerah, 11-12 Juni di Graha Wana Bhakti Yasa, Jogja.(ISTIMEWA)
PENINGKATAN KAPASITAS: Sejumlah pelatih se-DIJ mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) serta penyegaran pelatih/penguji tingkat daerah, 11-12 Juni di Graha Wana Bhakti Yasa, Jogja.(ISTIMEWA)
RADAR JOGJA - Mataram Utama (MU) FC keluar sebagai kampiun Liga 3 Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) 2021. Pada partai final mereka sukses membungkam Sleman United (SU) dengan skor 3-1 di Stadion Tridadi, Sleman, kemarin sore (22/12). Dengan hasil ini, MU dan SU berhak mewakili DIJ di putaran nasional Liga 3 2021.

Di laga kemarin, sebetulnya MU sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama. SU mencetak gol pembuka lewat kaki Agus Prasetyo pada menit ke-16. Beruntung, pada paro kedua MU mampu membalikkan keadaan sekaligus mengunci gelar juara. Gol-gol MU dilesakkan oleh Idris Mualif pada menit ke-68, Aruna Brama Siwi 83', dan Harry Kusuma Silaban 90+5'.

Gelar juara tersebut tentu menjadi prestasi yang membanggakan. Mengingat MU sendiri notabene tim baru di persepakbolaan DIJ. Tim besutan Erwan Hendarwanto itu bahkan baru diresmikan pada Juni lalu. Kemenangan itu sangat disyukuri Erwan. "Apa yang sudah anak-anak lakukan selama ini Alhamdulillah diberikan bonus juara," ujar Erwan usai laga.

Mantan pelatih PSIM Jogja itu mengatakan, sejak awal sebetulnya MU tidak mematok target juara. "Kami bertahap dan lihat di fase grup terus ke enam besar dan bisa meningkat," katanya. Erwan berujar, kebersamaan dan kekompakan antar tim menjadi kunci keberhasilan MU. "Ini luar biasa dari tim ini dan akhirnya membawa kami sampai ke final dan juara," tambah dia.

Yang pasti, Erwan sangat mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Apalagi di laga pamungkas kemarin, MU sempat tertinggal. Namun, berkat kegigihan dan kemauan para pemain, MU bisa berbalik unggul. "Saya acungi jempol perjuangan pemain yang luar biasa. Saya apresiasi apa yang sudah dilakukan pemain, manajemen, ofisial, dan semua yang sudah mendukung," paparnya.

Setelah ini, pemain akan diberi jatah libur sebelum memulai persiapan di babak nasional pada pertengahan Januari nanti. "Kami akan rehat dulu dan beri pemain rest sembari kami evaluasi tim. Kami juga sembari mencari tambahan pemain," pungkasnya.

Sementara itu, pelatih SU Yudha Erwin Hendrasworo mengakui keunggulan lawan. Ia menyebut timnya hanya kurang beruntung. Belum lagi, kartu merah di babak kedua membikin timnya limbung. "Kalau misal kami bermain 11 lawan 11, Insya Allah setidaknya kami masih bisa mengimbangi. Dan mungkin belum rezeki kami," ucap Yudha.

Kendati kalah, SU berhak menemani MU ke babak nasional Liga 3 2021. "Tetap lolos ke nasional kami sudah ada planning di situ dan sudah ada pandangan untuk mengambil pemain yang regional DIJ dan ada rotasi juga. Yang jelas kami sudah persiapan," bebernya.

Di sisi lain, laga kemarin berlangsung dengan tensi cukup tinggi. Bahkan, di akhir laga sempat diwarnai dengan kericuhan. Itu terjadi lantaran SU tidak puas dengan kepemimpinan wasit Ikhsan Prasetya Jati yang dianggap berat sebelah. Beruntung, kericuhan yang terjadi tidak berlangsung lama. (ard/din) Editor : Editor Content
#Mataram Utama #Sport