Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dana Renovasi Mandala Krida Dialihkan

Editor Content • Selasa, 21 April 2020 | 17:21 WIB
MEGAH: Stadion Mandala Krida butuh pembenahan untuk memenuhi syarat sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan. ( RADAR JOGJA FILE )
MEGAH: Stadion Mandala Krida butuh pembenahan untuk memenuhi syarat sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan. ( RADAR JOGJA FILE )
RADAR JOGJA  - Pandemi virus korona membuat persiapan DIJ sebagai salah satu calon tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 terganggu. Dana sebesar Rp 60 Miliar dari APBD DIJ tahun 2020 ini yang seharusnya digunakan untuk memperbaiki Stadion Mandala Krida akan dialihkan untuk penanggulangan pandemi virus korona.

Hal tersebut dikonfirmasi Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIJ, Bambang Wisnu Handoyo. Alokasi anggaran untuk perbaikan Stadion Mandala Krida saat ini dihentikan. Apalagi belum ada kepastian dari FIFA soal Piala Dunia U-20 tahun depan itu jadi atau tidak karena pandemi virus korona. “Tidak hanya pembenahan Stadion Mandala Krida, pembenahan lapangan latihan yang akan digunakan para peserta Piala Dunia U-20 tahun depan di DIJ juga mandek,’’ jelasnya.

Sementara itu, Ketua Asprov PSSI DIJ Ahmad Syauqi Soeratno memahami situasi yang sekarang ini terjadi. Skala prioritas utama pemerintah saat ini adalah upaya pencegahan meluasnya pandemi virus korona. "Tentu semua memahami, karena penanganan korona ini membutuhkan biaya yang besar," katanya.

Sementara itu, CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto juga memahami keputusan yang diambil pihak Pemprov DIJ tersebut. Menurut dia, sudah seharusnya pemerintah mengambil keputusan seperti itu. “Jika sudah berlalu, akan ada anggaran baru kembali yang akan disusun," ujar Bambang.

Lebih lanjut, jika nanti pandemi virus korona sudah selesai, dia tetap yakin DIJ akan mendapatkan kehormatan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia. "Ya kita tetap berusaha dan berdoa saja agar pandemi ini segera berakhir," tandas Bambang.

Rencana renovasi Stadion Mandala Krida seharusnya sudah dilakukan pada Maret lalu. Namun, rencana itu belum bisa diwujudkan sampai saat ini. Dalam beberapa pekan terakhir stadion yang biasa menjadi kandang PSIM Jogja itu juga ditutup untuk umum guna memutus mata rantai persebaran virus korona. (kur/din)

  Editor : Editor Content
#Mandala Krida #PSSI DIJ #Ahmad Syauqi Soeratno