RADAR JOGJA – Sejumlah klub mengusulkan untuk menghentikan total kompetisi di musim ini baik Liga 1 maupun Liga 2. Ini terkait dengan merebaknya pandemi Covid- 19 atau virus korona. Klub tersebut di antaranya kontestan Liga 1 yakni Persela Lamongan dan Madura United.
Manajemen PSIM Jogja tak sepakat dengan ide tersebut. CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto menyatakan kompetisi di Indonesia baru berjalan beberapa pertandingan. Menurut Bambang terlalu dini untuk membatalkan kompetisi sepenuhnya. "Di Eropa mungkin bisa diterapkan itu, karena mereka sudah menjalankan 2/3 kompetisi," ujarnya kepada Radar Jogja Sabtu (4/4).
Bambang juga menyatakan lebih baik saat ini semua elemen di persepakbolaan Tanah Air harus bersabar terlebih dahulu. Menunggu dan tentu saja berharap kondisi segera membaik. "Sebaiknya kita tunggu dulu, melihat situasi," tandasnya.
Manajemen Persela Lamongan sepakat dengan usulan yang diutarakan oleh manajemen Madura United. Sebelumnya manajemen tim yang ditukangi Rahmad Darmawan itu. Sebelumnya Direktur Madura United Haruna Soemitro mengusulkan agar kompetisi musim ini dihentikan total dan dimulai lagi 2021.
Kompetisi Liga 1 2020 baru menjalankan tiga laga. Sementara itu kompetisi di Liga 2 baru sekali dipertandingan pada musim 2020 ini. PSIM sendiri kalah 1-2 dalam laga pembuka di kandang Sriwijata FC pada 15 Maret yang lalu. (kur/din)
Editor : Editor Content