Pada tahun ini, total tim yang ikut serta pada GCBS Cup IV mencapi 56 tim.Mereka berasal dari berbagai daerah di Tanah Air mulai dari Kalimantan, DKI Jakarta, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jogjakarta.
Kejuaraan GCBS ini selalu konsisten memainkan pertandingan basket dari berbagai kelompok umur. Mulai dari yang paling muda kelompok umur di bawah 11 tahun dan yang paling tua adalah kelompok umur 51 tahun plus.
Ketua panitia GCBS Cup, sekaligus pendiri dari GCBS Gwan Chin menyatakan ajang ini terus digelar secara konsisten untuk memberikan wadah bertanding bagi anak-anak. Menurutnya, daripada mereka sibuk bermain gadget, lebih baik diadakan turnamen semacam ini. “Untuk kelompok umur 51 plus, jadi ajang reuni juga,” lanjutnya.
GCBS Cup tahun ini memiliki catatan yang menarik. Menurutnya, ini adalah pertama kalinya kejuaraan basket di DIJ yang langsung memakai empat lapangan sekaligus setiap harinya. Yakni, tiga di GOR Amongraga dan satu di GOR Klebengan.
Gwan Chin juga membeberkan, menggelar kejuaraan semacam ini tentu bisa menguras kantongnya. Apalagi dia juga harus membiayai para peserta yang berasal dari luar DIJ. Namun, Gwan Chin tak masalah dengan hal itu. “Kami swadaya. Namanya hobby. Lebih senang lagi jika kami bisa mengorbitkan pemain bagus dari kejuaraan ini,” tandas sosok yang sempat memperkuat tim nasional di era 1980an sampai 1990-an tersebut. (cr12/din)
Editor : Editor Content