Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gama FC Tambah Empat Amunisi Jelang Liga Nusantara

Editor News • Sabtu, 5 November 2016 | 19:19 WIB
JUARA: Penggawa Gama FC usai memenangi laga final Linus 2016 DIJ di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (8/10). (Foto: Rizal Setyo Nugroho/Radar Jogja)
JUARA: Penggawa Gama FC usai memenangi laga final Linus 2016 DIJ di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (8/10). (Foto: Rizal Setyo Nugroho/Radar Jogja)
RADARJOGJA.CO.ID - JOGJA - Mengahadapi gelaran seri nasional Liga Nusantara (Linus) 2016 yang akan dimulai 19 November mendatang, wakil DIJ Gama FC terus berbenah dan memantapkan tim. Salah satunya dengan melakukan penambahan pemain. Total ada empat pemain baru sebagai amumisi tim di babak 32 besar.

Pelatih Gama FC Ixsan Fajar mengatakan, empat amunisi baru tersebut yakni center back M. Andhika Kurniawan mantan pemain PSIM dan GAMA 2013, mantan pemain TNH Jogja Renaldi yang berposisi sebagai winger, pemain Sleman United Asrof Gunawan dan mantan penjaga gawang Persikup M. Irvan.

"Kami berharap mereka dapat menambal kelemahan kami terutama di lini belakang. Mereka kami rekrut sesuai kebutuhan tim," ungkapnya, kemarin (4/11).

Tak hanya itu, tim juga mulai mengintensifkan latihan sebanyak empat kali dalam sepekan. Dengan banyaknya pertandingan di seri nasional nanti, faktor fisik menjadi perhatian Ixsan. Diantara materi fisik, akan ditambahakan mengenai skema permainan dan taktikal. "Teknik kelincahan dan kecepatan pemain juga kami genjot agar lebih baik lagi," imbuhnya.

Tergabung bersama Persipal Palu, PS Pelangi Utara Malinau, dan PSN Ngada di grup H, ia tidak akan mencanangkan target muluk-muluk. Sebab selain menjadi debutnya lolos ke seri nasional Linus, juga ia mengaku buta permainan lawan.

Tim pelatih hanya sedikit mendapat gambaran permainan lawan dari internet. "Kami berharap bisa bermain sebaik-baiknya dan pemain termotivasi mengeluarkan semua kemampuanya," tandasnya.

Direktur Kompetisi Asprov PSSI DIJ Ediyanto mengatakan, seri nasional Linus berbarengan dengan Piala Suratin pada 19-25 November 2016. Sebanyak 32 tim dibagi menjadi 8 grup yang masing-masing berisi 4 tim. Selain Jogjakarta, venue berada di kota/kabupaten di Jawa Tengah seperti Pekalongan, Semarang, Ungaran, Jepara, Kudus, Magelang, dan Surakarta.

"DIJ menjadi venue grup H, bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul. Mulai jam 15.30 sampai 19.00," jelasnya. (riz/din/eri) Editor : Editor News
#Sepakbola #Liga Nusantara #Linus #Gama FC