JOGJA – Sebanyak 5.000 orang serentak turun membersihkan 150 titik di Kota Jogja dalam kerja bakti massal memperingati HUT ke-79 Pemkot Jogja, Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang melibatkan ASN, pelaku usaha, dan masyarakat itu difokuskan membersihkan sampah serta rumput liar di sejumlah kawasan strategis, termasuk Malioboro dengan tajuk “Ngepel Malioboro|”.
Ratusan orang melakukan pembersihan dengan berbagai macam cara. Ada yang menggunakan mesin pel elektrik, menyemperot dengan mobil pemadam kebakaran, hingga membersihkan kotoran di pedestrian menggunakan sapu.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Jogja Dedi Budiono mengatakan, kegiatan bersih-bersih memang diusung dalam rangkaian HUT ke-79 Pemkot Jogja. Ini agar aparatur sipil negara bisa menjadi pelopor bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Baca Juga: PSS Sleman Sayangkan Penghapusan Regulasi Pemain Muda U-22 di Super League Musim 2026/2027
“ASN itu harapannya menjadi awal, kemudian nanti menjadi gerakan keseluruhan bersama-sama seluruh komponen masyarakat di Kota Jogja,” ujar Dedi di sela kerja bakti.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja Rajwan Taufiq menyatakan, kegiatan bersih-bersih tersebut juga untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup. Tidak hanya ASN saja yang terlibat. Namun juga diikuti unsur pengusaha dan masyarakat umum.
Rajwan mengklaim, kegiatan kerja bakti massal tersebut cukup efektif untuk menjaga kebersihan kota. Serta selaras dengan program ASRI (aman, sehat, resik, dan indah) yang digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Aksi kerja bakti massal itu juga direncanakan akan terus dilakukan secara rutin ke depannya. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menjaga kebersihan dan kenyamanan bagi warga serta wisatawan yang berkunjung.
"Dampaknya cukup luar biasa karena sudah terlihat di mana-mana. Baik rumput liar maupun sampah, sudah semakin bersih," ungkapnya. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita