Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tiga Pelaku Pembacokan Pelajar di Kotabaru Terafiliasi Geng Vozter, Tertangkap di Safe House yang Sama dengan Pelaku Pembunuhan Pelajar Bantul

Iwan Nurwanto • Rabu, 20 Mei 2026 | 18:49 WIB
Kapolresta Jogja Kombes Pol Eva Guna Pandia. (IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA)
Kapolresta Jogja Kombes Pol Eva Guna Pandia. (IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA)

 

JOGJA - Polresta Jogja berhasil menangkap tiga pelaku pembacokan yang mengakibatkan pelajar Adelio Alvis Adhi Wijaya, 17, meninggal dunia. Sempat buron tiga hari, ketiganya yang diketahui terafiliasi dengan geng Vozter ini ditangkap di safe house wilayah Cilacap Rabu (20/5) dini hari. 

Kapolresta Jogja Kombes Pol Eva Guna Pandia mengatakan, ketiganya berinisial MY, LA, dan MF. Salah satu pelaku diketahui masih aktif sebagai pelajar SMK di Kota Jogja. Sementara dua orang sisanya merupakan alumni.

Baca Juga: BEM KM UPN Veteran Yogyakarta Sebut Kasus Kekerasan Seksual Sudah sejak 2013, Ada Delapan Terduga Pelaku

Eva menyebut, berdasarkan hasil penyelidikan sementara peristiwa pembacokan itu didasari motif perselisihan antargeng. Para pelaku yang tergabung dalam Vozter saling tantang dengan geng Trah Gendeng yang diikuti oleh korban Adelio Alvis Adhi Wijaya.

Selain ketiga pelaku, polisi masih melakukan pengejaran terhadap tiga orang lain dari geng Vozter. Lantaran diketahui dalam tragedi berdarah di kawasan Stadion Kridosono itu, ada enam orang yang terlibat.

Baca Juga: Harkitnas 2026, Kementan Tegaskan Pentingnya Menjaga Tunas Bangsa untuk Perkuat Kedaulatan Pangan

“Kami mengimbau kepada orang tuanya agar segera menyerahkan putranya. Segala perbuatan yang melanggar hukum, apalagi menghilangkan nyawa orang, akan kita proses sesuai aturan yang ada,” tegas perwira polisi dengan tiga bunga melati emas di pundak ini Rabu (20/5).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Riski Adrian menambahkan, rumah tempat para pelaku ditangkap diketahui merupakan tempat berkumpulnya geng sekolah dan motor dari berbagai daerah. Sebab lokasinya sama dengan penangkapan delapan pelaku pembunuhan Ilham Dwi Saputra, 16, di Bantul beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Peringati Hari Kebangkitan Transportasi Online, 200 Ojol Gelar Doa Bersama di Sleman

Riski menuturkan, rumah yang berada di Cilacap Jawa Tengah itu merupakan tempat persembunyian aman (safe house) bagi anggota geng dengan latar belakang yang bervariasi. Rumah tersebut diketahui milik salah satu pelajar yang orang tuanya sudah cerai. Sehingga sering tidak ada pengawasan orang dewasa.

Meskipun kelompok-kelompok yang berkumpul di sana berasal dari geng yang berbeda, Riski menyebut ada ikatan solidaritas yang sangat kuat antar anggota geng di rumah tersebut. Bahkan para pelajar yang berkumpul di rumah tersebut sering bergesekan dengan warga sekitar dan sempat dimediasi oleh kepolisian setempat.

"Warga sudah sempat memberikan peringatan, namun orang tua dari pemilik rumah justru marah-marah,” beber Riski. (inu/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Adelio Alvis Adhi Wijaya #geng vozter #Pembacokan #pelajar #Polresta Jogja