JOGJA – Jumlah penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) wilayah Daop 6 Jogja mengalami peningkatan selama libur panjang kenaikan Yesus Kristus periode 13-17 Mei. Totalnya mencapai 246.003 penumpang, meningkat 189 persen dibanding pekan sebelumnya.
Manager Humas KAI Daop 6 Feni Novida Saragih mengatakan, dari jumlah tersebut, 123.891 penumpang tercatat berangkat, dan 122.112 penumpang tiba di sejumlah stasiun di wilayah Daop 6.
"Jumlah penumpang di periode long weekend kenaikan Yesus Kristus ini meningkat 189 persen dibanding periode sama pada pekan lalu, yang tercatat sebanyak 85.013 penumpang," katanya, Senin (18/5/2026).
Baca Juga: DPRD Gunungkidul Terus Godok Raperda Penyelenggaraan Reklame, Sebut Penataan Tak Boleh Sporadis
Ia menjelaskan, pergerakan penumpang didominasi arus kedatangan pada 13 hingga 15 Mei, seiring tingginya mobilitas wisatawan menuju Jogja dan sekitarnya. Sementara arus keberangkatan meningkat pada 16 dan 17 Mei, bertepatan dengan kembalinya masyarakat usai liburan.
KAI mencatat, Stasiun Tugu Jogjakarta masih menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama periode tersebut. Selain itu, sejumlah stasiun lain juga mencatat pergerakan signifikan.
Adapun rincian volume penumpang di enam stasiun utama Daop 6 yakni, Stasiun Tugu Jogjakarta 59.196 penumpang tiba, 61.576 berangkat. Stasiun Lempuyangan 26.839 tiba, 28.433 berangkat.
Stasiun Solo Balapan 22.548 tiba, 20.373 berangkat. Stasiun Klaten 4.277 tiba, 4.245 berangkat. Stasiun Purwosari 3.603 tiba, 3.705 berangkat. Stasiun Wates 2.824 tiba, 2.466 berangkat.
Baca Juga: Harga LPG Non Subsidi Terus Mengalami Kenaikan, Agen Sebut Efek Dolar AS Tembus Rp 17 Ribu
Menurutnya, tingginya volume penumpang dipengaruhi oleh meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api serta daya tarik destinasi wisata di wilayah Daop 6.
"Selain faktor berbagai kota wisata di wilayah Daop 6, lonjakan ini dipengaruhi tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api yang didukung ketepatan waktu, kenyamanan, serta peningkatan fasilitas," jelasnya.
Sementara itu, salah satu penumpang Rendy Prasetyo mengaku menghabiskan waktu libur akhir pekan lalu dengan mengunjungi Jogja.
Ia memilih kereta api sebagai moda transportasi utama saat libur panjang karena dinilai lebih efisien. "Saya pilih kereta karena lebih tepat waktu dan tidak terjebak macet, apalagi saat liburan panjang seperti ini," ujar laki-laki asal Malang ini.
Secara pribadi, layanan kereta api dinilai semakin baik dari sisi kenyamanan dan kebersihan. "Sekarang fasilitasnya sudah jauh lebih nyaman, jadi perjalanan terasa lebih santai," tambahnya. (iza/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita