Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tanggapi Pemindahan Laga PSIM Kontra Persija ke Bali, Wali, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo: Saya Sudah Berusaha Mengomunikasikan  di Bantul

Adib Lazwar Irkhami • Senin, 20 April 2026 | 21:28 WIB
SUDAH BERUPAYA: Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo saat ditemui di Balai Kota Jogja, Senin (20/4). (Iwan Nurwanto/Radar Jogja)
SUDAH BERUPAYA: Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo saat ditemui di Balai Kota Jogja, Senin (20/4). (Iwan Nurwanto/Radar Jogja)

 

JOGJA - Laga PSIM vs Persija Jakarta yang dialihkan ke Stadion Stadion  Kapten I Wayan Dipta Gianyar mendapat komentar dari Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo. Orang nomor satu di Jogja itu mengaku sempat berkomunikasi agar laga tetap dilaksanakan di DIY, namun  kandas.

Hasto mengatakan, pihaknya sudah berupaya menjalin komunikasi dengan manajemen Laskar Mataram agar tetap merumput di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul.

Namun hingga batas waktu yang ditentukan, izin untuk menggunakan stadion di Bantul itu belum berhasil dikantongi.

Baca Juga: Laga PSIM Jogja Kontra Persija Jakarta Dipindah, Rombongan Suporter PSIM Datangi Wisma, Brajamusti Serukan Kondusivitas

Hasto kemudian mendapatkan kepastian bahwa pertandingan dilaksanakan di Bali. Menurutnya, langkah mengungsi ke Bali diambil pihak manajemen demi menyelamatkan status kompetisi PSIM. Lantaran jika klub tidak bertanding, maka posisi dan prestasi PSIM di Liga 1 bisa terancam.

"Kami ikut mempertahankan PSIM untuk harus memenuhi target-target tandingnya, supaya PSIM tetap di kelas yang baik,” ujar Hasto saat ditemui di Balai Kota Jogja, Senin (20/4).

Mantan bupati Kulon Progo itu memastikan, pihaknya terus berupaya untuk mendukung agar PSIM tetap bisa bermain di wilayah Jogjakarta. Termasuk memastikan keamanan selama pertandingan agar bisa mendapatkan izin dari kepolisian untuk menggelar pertandingan yang dekat dengan suporter.

Baca Juga: PSIM Jamu Persija di Bali Berdampak Finansial Klub, Liana: Kehilangan Pemasukan dari Tiket dan Biaya Tambahan Operasional

Perihal kemungkinan menggunakan Stadion Mandala Krida Jogja kembali, Hasto mengakui  pemkot tidak memiliki kewenangan dalam hal pengelolaan fisik stadion. Lantaran masih menjadi barang bukti pengadilan imbas kasus korupsi yang pernah terjadi.

Namun, politisi berlatar belakang dokter ini sudah memiliki rencana agar PSIM  tetap bisa berkandang di Stadion Mandala Krida. Yakni melakukan pengadaan lampu tanpa harus mengubah fisik gedung. Kebijakan ini dinilai bisa membuat PSIM menggunakan Stadion Mandala Krida namun dengan jumlah penonton yang lebih sedikit.

"Kami sempat berpikir kalau seandainya bisa dibangun lampu tanpa harus mengubah  gedung, misal di luar. Mungkin ini bisa menjadi usulan kami agar ada peluang untuk main di Mandala Krida," tambah Hasto. (inu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#stadion sultan agung #hasto wardoyo #persija jakarta #Laskar Mataram #PSIM Jogja