RADAR JOGJA - Ratusan lampion mulai dipasang di Kelenteng Fuk Ling Miau untuk meramaikan perayaan Imlek 2024. Bukan sekadar hiasan, tetapi lampion dipercaya mampu menerangi dan memberikan keselamatan delapan penjuru arah bagi keluarga penyumbang.
"Lampion itu menerangi dalam setahun. Kami percaya bahwa itu mampu menerangi delapan penjuru arah jalan kita dalam kehidupan. Jadi setiap kita pergi ke manapun itu merasa aman," ujar Angling Wijaya, istri Ketua Yayasan Fuk Ling Miau Ang Ping Siang kepada Radar Jogja Kamis (8/2).
Persiapan demi persiapan telah dilakukan sejak dua minggu sebelum Imlek. Selain lampion, penerangan dari minyak juga dipersiapkan. "Minyak sudah kami siapkan untuk bahan bakar penerangan menggunakan sumbu. Maknanya sama seperti lampion," jelasnya.
Persiapan yang lain adalah perlengkapan untuk berdoa. Kelenteng Fuk Ling Miau juga telah memperbanyak stok dupa untuk menyongsong Imlek. "Karena uba rampe doa di kelenteng itu salah satunya dupa. Kami menambah jumlah stok agar tidak kehabisan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Fuk Ling Miau, Ang Ping Siang menambahkan dalam rangka Imlek 2024 pengurus Kelenteng Fuk Ling Miau juga menerima donasi berupa beras. Beras nantinya akan dibagikan sebagai bakti sosial kepada warga yang membutuhkan. "Hingga saat ini sudah terkumpul sekitar 1,5 ton," terangnya.
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, beberapa lokasi sudah ditentukan untuk mendistribusikan beras. Selain untuk warga sekitar, beras akan diberikan di vihara daerah Wonosari. "Karena di sana mereka merawat anak yatim piatu sekitar 50-60 anak. Ini dikirim ke sana untuk makan anak-anak itu," tuturnya.
Pihaknya menyampaikan lampion itu merupakan sumbangan dari keluarga atau personal. Total keseluruhan lampion sekitar 250 buah yang tersebar di seluruh altar kelenteng. (oso/laz)