Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hokky Caraka Kecewa Golnya Dianulir Wasit

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 22 Oktober 2023 | 13:00 WIB
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA


RADAR JOGJA - Gol tendangan salto Esteban Vizcarra di menit 67, menyelamatkan PSS Sleman dari kekalahan saat menjamu Persik Kediri di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sabtu (21/10). Laga ini berakhir imbang 2-2.


Tuan rumah sempat unggul lebih dulu lewat gol Wahyudi S Hamisi di menit 31. Persik Kediri membalas lewat gol Flavio Silva di menit 41 dan 66. Sebelumnya, di menit 18 tuan rumah sempat mencetak gol lewat Hokky Caraka memanfaatkan umpan Irkham Mila. Namun gol tersebut dianulir oleh wasit.


Hokky Caraka mengaku kecewa lantaran ada golnya yang dianulir oleh wasit. Menurut striker Timnas Indonesia itu, kekecewaan itu pun juga dialami oleh para pemain dan manajemen. Terlebih para pecinta sepak bola juga akan merasakan kekecewaan mereka.


Menurut Hokky juga kecewa tayangan highlight babak pertama replay golnya yang dianulir wasit dipotong. Sehingga pihaknya tidak bisa melihat itu secara sempurna. "Tapi ya bagaimana lagi kami juga kalau “melawan” wasit juga akan susah,’’ kritiknya usai laga.
“Di mana pun pertandingannya, di mana pun permainannya dan bagaimana pun golnya jika “melawan” wasit itu pasti tidak akan menang," tegasnya.


Hasil imbang ini sekaligus memperpanjang rekor PSS, sembilan kali laga tanpa meraih kemenangan dalam dua bulan terakhir. Tak hanya itu, ini juga memperburuk hasil bermain di kandang sendiri yang makin tidak angker bagi tim lawan. Bermain tanpa penonton pun tetap tak memberikan dampak terhadap tim asuhan Bertrand Crasson ini.


Hanya menambah satu poin, PSS masih melorot di papan bawah, yakni di peringkat 14 klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 19 poin. Hasil itu didapat dari empat kemenangan, tujuh seri, dan lima kekalahan. Posisi ini jelas tidak nyaman bagi PSS, karena berdekatan dengan tim papan bawah penghuni dasar klasmen, Persita, Arema FC, dan Persikabo.


Meskipun gagal meraih hasil maksimal, Pelatih kepala PSS Sleman Bertrand Crasson tetap mengapresiasi perjuangan para pemain. Sebab di pertandingan ini, anak asuhnya sudah melakukan pekerjaan yang bagus dan berjuang dengan baik.


Menurut Crasson, dilihat dari pertandingan yang dimainkan para penggawanya memiliki semangat bertanding yang tinggi. Itu terbukti dengan peluang-peluang yang diciptakan. "Namun pada akhirnya kami tetap kehilangan dua poin yang juga bisa dilihat semua orang. Tapi saya tidak mau menambah komentar soal hal tersebut," ujarnya.


Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide mengatakan, pertandingan kali ini adalah pertandingan yang sangat menarik. Sebab dilihat dari segi taktikal pihaknya banyak melakukan pergantian pemain. Karena Persik Kediri juga hampir kalah. Tapi juga sempat memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan. “Namun hasil imbang ini cukup bagus bagi kedua tim," jelasnya.
Pencetak dua gol Persik Kediri Flavio Antonio Da Silva mengaku tidak terlalu gembira dengan hasil imbang di laga melawan PSS kali ini. Sebab menurutnya seluruh pemain mempersiapkan diri dengan sangat keras untuk memenangkan pertandingan kali ini."Tapi sekali lagi ini adalah pertandingan yang sangat sulit. Saya cukup berterima kasih. Fokus kami untuk laga berikutnya," tandasnya. (ayu/din)

 

Editor : Satria Pradika
#PSS Sleman #Hokky Caraka #Maguwoharjo International Stadium