Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penanda Siklus Kehidupan, Sumbu Filosofi Jogja Jadi Warisan Budaya Dunia

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 20 September 2023 | 22:08 WIB
SEMARAK: Warga Gondolayu, Jetis, Kota Jogja, mengarak ogoh-ogoh saat melintas di kawasan Tugu Jogja, kemarin (10/9) dalam menyambut Bulan Safar dalam kalender Islam. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
SEMARAK: Warga Gondolayu, Jetis, Kota Jogja, mengarak ogoh-ogoh saat melintas di kawasan Tugu Jogja, kemarin (10/9) dalam menyambut Bulan Safar dalam kalender Islam. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)


RADAR JOGJA – Jogjakarta, atau lebih sering disebut sebagai “Jogja” punya destinasi wisata paling populer di Indonesia.

Terletak di Pulau Jawa, Jogja menawarkan wisata yang mempesona dengan kebudayaan, sejarah, seni dan alam yang memukau.


Selain memiliki berbagai macam destinasi wisata, Jogja juga banyak memiliki situs budaya yang bersejarah seperti: Candi Prambanan sebagai candi Hindu terbesar di Indonesia.

Dan candi ini merupakan warisan budaya dunia UNESCO.

Dan baru-baru ini, Komite Warisan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNESCO telah menunjuk Titik Filsafat Jogjakarta sebagai situs warisan dunia. Melalui sidang luar biasa ke-45 yang digelar pada 10-25 September 2023 di Arab Saudi.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia diwakili oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad mengungkapkan kehormatannya karena telah menambahkan Sumbu Filosofis Jogja, sebagai ikon budaya masuk ke dalam daftar Warisan Dunia.

Diketahui Sumbu Jogjakarta ini sudah di bangun sejak abad ke-18 oleh Sultan Mangkubumi.

Sumbu yang memiliki panjang 6 kilometer ini menghubungkan antara utara-selatan yaitu antara Gunung Merapi dengan Samudra Hindia dan Keraton atau istana sebagai pusatnya.


Desain yang mengikuti prinsip-prinsip Jawa, mewujudkan filsafat Jawa seperti siklus hidup manusia, harmoni bersama alam, ikatan kepemimpinan dan koneksi dengan pencipta.

Hal ini juga sebagai bentuk kepercayaan keyakinan merupakan kunci dalam budaya Jawa, dan juga sebagai penanda siklus kehidupan. (Trimina Klara) 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#warisan budaya dunia #UNESCO #sumbu filosofi Jogjakarta