RADAR JOGJA - Tak banyak angkutan umum yang bisa dipakai pelajar untuk berangkat sekolah. Jalur TransJogja pun masih terbatas. Tapi Dishub DIJ mulai kembali mengajak pelajar kembali naik bus. Di antaranya dengan memberi uang elektronik senilai Rp 50 ribu dan tarif pelajar naik TransJogja hanya Rp 60.
WINDA ATIKA IP, JOGJA
Sebagai upaya mendorong penggunaan angkutan umum di tengah masyarakat, puluhan siswa SMP Negeri 3 Depok Sleman mendapat sosialisasi pengarusutamaan angkutan umum. Mereka juga berkesempatan mendapatkan kartu TransJogja khusus pelajar dari Dinas Perhubungan (Dishub) DIJ, Rabu (13/9).
Dishub DIJ juga membagikan 50 kartu TransJogja khusus pelajar berisi saldo Rp 50 ribu kepada seluruh peserta. Pembagian kartu khusus itu pun disambut antusias oleh para siswa. Siswa dan siswi yang mengikuti sosialiasi ini pun bisa menggunakan kartu khusus tersebut saat menaiki bus TransJogja dengan tarif Rp 60 saja.
"Tarif khusus pelajar itu hanya Rp 60, dengan harga itu sudah bisa berkeliling Jogjakarta," jelas Kepala Bidang Angkutan Dishub DIJ Wulan Sapto Nugroho.
Sapto menjelaskan sesuai aturan yang ada, pemerintah wajib menyediakan transportasi umum bagi masyarakat. "Semakin bagus transportasi di suatu daerah, maka perekonomian akan semakin maju," ujarnya.
Dia menyebut, saat ini baru ada 18 trayek TransJogja. Jumlah ini diklaim belum mampu menjangkau seluruh sekolah di DIJ. Namun demikian, pemerintah terus berupaya melakukan pengembangan. Yaitu layanan integrasi moda di DIJ terdiri dari tempat parkir, halte TransJogja, Stasiun KRL, dan bandara.
Selanjutnya, para siswa pun diajak untuk merasakan langsung pengalaman menaiki bus Trans Jogja dari sekolah ke Bandara Adisutjipto. Selain merasakan sensasi naik angkutan umum, para siswa juga diajak menyaksikan layanan integrasi moda transportasi yang ada di bandara.
Turun dari Halte Trans Jogja di Bandara Adisutjipto Dishub DIJ mengajak para siswa melihat langsung layanan tempat parkir, Stasiun Maguwo, dan bagian dalam Bandara Adisutjipto yang merupakan wujud integrasi moda transportasi. "Dengan layanan terintegrasi tersebut, masyarakat Jogjakarta bisa melakukan perjalanan ke berbagai tujuan dengan memanfaatkan berbagai moda transportasi publik, baik bus TransJogja, KRL, maupun pesawat terbang," tambahnya.
Adapun, saat ini pembelian dan pengisian saldo kartu Trans Jogja bisa dilakukan di enam halte, di antaranya Halte Bandara Adisutjipto, Halte Hotel Royal Ambarukmo, Halte Taman Pintar, Halte Terminal Giwangan, Halte Terminal Jombor, dab Halte Terminal Pakem.
Anggota Komisi C DPRD DIJ Gimmy Rusdin Sinaga pun mengajak para siswa untuk membiasakan diri menggunakan transportasi publik. "Enaknya naik angkutan umum itu tidak ada polusi, minim kecelakaan, lebih hemat, aman, dan nyaman," katanya.
Kepala SMP N 3 Depok Sleman Darto juga mengajak siswa-siswinya untuk memanfaatkan transportasi umum Trans Jogja bersama keluarga. "Coba nanti kalau Minggu atau Sabtu, kalau diajak piknik atau jalan-jalan sama orang tua, kalian ajak naik bus," sarannya. (pra)