Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sampah Masih Banyak, Ganggu Aktivitas Warga

Wulan Yanuarwati • Kamis, 27 Juli 2023 | 14:25 WIB
TAK SEHAT: Kondisi sampah di Jalan Brigjen Katamso atau di sisi barat Purawisata Jogja, kemarin siang (26/7/23).
TAK SEHAT: Kondisi sampah di Jalan Brigjen Katamso atau di sisi barat Purawisata Jogja, kemarin siang (26/7/23).

RADAR JOGJA - Sampah di pinggir jalan Kota Jogja masih terlihat di beberapa ruas jalan. Ini buntut penutupan TPST Piyungan, Bantul selama 1,5 bulan, mulai 23 Juli hingga 5 September 2023.


Diketahui lima depo milik Pemkot Jogja sudah dibuka untuk mandiri. Namun kapasitasnya tidak sebanding dengan sampah yang dihasilkan masyarakat.
Pemkot Jogja dikabarkan juga sudah memiliki tiga lokasi pembuangan sementara. Namun juga tidak dirinci lokasinya.


Pantauan Radar Jogja, sampah terlihat di salah satu trotoar yang berada di kawasan Jalan Brigjen Katamso atau di sisi barat Purawisata. 
Sampah terlihat sudah berumur beberapa hari, dikerubungi banyak lalat. Baunya juga sangat menyengat. Para pejalan kaki maupun penjual di trotoar merasa terganggu. 
"Ya, namanya sampah seperti itu, apalagi di samping saya jualan seperti ini, pasti dilihat orang itu soal kebersihan lho. Baunya apalagi, itu kan sampah semakin meninggi," ujar Dika, penjual es tebu di lokasi itu Rabu (26/7/23).


Larangan buang sampah sembarangan sudah dipasang di lokasi tersebut. Spanduk besar membentang, namun tetap saja sampah tak bisa dibendung. Tidak jauh dari situ, Depo Katamso ditutup dengan terpal.


Dika berharap masalah sampah dapat segera terselesaikan. Bisa segera diangkut dan masyarakat kembali nyaman beraktivitas.  "Harapannya segera dibersihkan karena bisa berdampak bagi aktivitas warga. Bau sampah dan banyaknya lalat juga dikhawatirkan berdampak bagi kesehatan masyarakat," ujarnya. 


Sebelumnya, Pj Wali Kota Jogja Singgih Raharjo menyebut, pihaknya tengah menyiapkan tiga lokasi untuk pembuangan sampah sementara. Meski begitu, dia enggan merinci di mana saja lokasi itu.


Apakah di dalam kota atau di luar Kota Jogja, Singgih meminta warga tidak panik masalah sampah. Menurutnya, aman dan terkendali.
"Ada beberapa lokasi yang sudah kami siapkan. Jadi satu dua tiga lokasi yang kita siapkan, empat termasuk yang di Cangkringan. Empat lokasi ini kami siapkan untuk menagani sampah sementara sampai 40-an hari," jelasnya. (lan/laz)

 

Editor : Satria Pradika
#Bantul #TPST Piyungan