Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) UNY Mochamad Ashari menjelaskan, mahasiswa baru yang diterima di jalur SNBT berjumlah 2.068 orang.
Dalam SNBT tahun ini, lanjut Ashari, UNY masuk dalam 20 besar PTN dengan pendaftar terbanyak. Menempati posisi ke-12 dengan jumlah pendaftar mencapai 37.566 orang.
"Siswa yang diterima pada jalur SNBT secara nasional 223.217 orang, yang terinci 185.467 orang jenjang akademik S1 dan 37.750 orang jenjang vokasi (D3 atau D4)," bebernya kemarin (20/6).
Sementara itu, Kepala Layanan Admisi UNY Setya Raharja menyebut, peserta yang lolos SNBT di UNY wajib mengisi data isian sosial ekonomi untuk penentuan uang kuliah tunggal (UKT). Melalui laman http://ukt.uny.ac.id menggunakan nomor peserta SNBP sebagai username dan tanggal lahir sebagai password pada 21-28 Juni.
Hasil verifikasi dan besaran UKT akan diumumkan pada 1 Juli pukul 13.00. "Apabila tidak mengisi sampai dengan tanggal tersebut akan dikenakan UKT tertinggi," tegasnya.
Sementara itu, UGM meloloskan 2.826 mahasiswa baru melalui jalur UTBK SNBT. Jumlah tersebut mengisi 30 persen dari kuota keseluruhan mahasiswa baru. Yaitu seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP), SNBT, dan seleksi mandiri. "Total kuota mahasiswa yang direncanakan oleh UGM sebanyak 9.302 orang," ujar Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Wening Udasmoro.
Saat ini SNBT pun dianggap sebagai salah satu seleksi penerimaan mahasiswa yang paling terpercaya dan adil karena menggunakan tes secara objektif untuk seluruh calon mahasiswa. Sebab tes SNBT sendiri secara pelaksanaan mencakup mengenai tes kemampuan dasar (TKD) dan tes potensi akademik (TPA). TKD yakni meliputi tes kemampuan verbal, numerik, dan logika. Sedangkan TPA mengukur kemampuan berpikir logis, kuantitatif, dan verbal. (cr2/cr1/eno)
Editor : Satria Pradika