Trotoar di Kawasan Akmil Magelang Direhab 2,2 Km, Diberi Tambahan Kursi dan Lampu

Naila Nihayah • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 05:06 WIB
Para pekerja mulai merehabilitasi trotoar di sepanjang Jalan Gatot Subroto, Jumat (18/9).
Para pekerja mulai merehabilitasi trotoar di sepanjang Jalan Gatot Subroto, Jumat (18/9).

 

 

MAGELANG - Trotoar di sepanjang Jalan Gatot Subroto, mulai direhabilitasi setelah sekitar satu dekade belum mendapat pembenahan menyeluruh. Trotoar sepanjang 2,2 kilometer (km) dengan lebar dua meter itu kini ditata kembali, lengkap dengan pemasangan guiding block untuk penyandang disabilitas.

 

Pekerjaan rehabilitasi itu ditargetkan rampung dalam waktu 60 hari, terhitung sejak dimulainya kegiatan pada 14 September. Itu berarti, pekerjaan di jalur yang membentang di kawasan Akademi Militer (Akmil) tersebut ditargetkan rampung pada 12 November.

 

Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Satrio Budi Bowo Leksono menjelaskan, rehabilitasi trotoar menjadi bagian dari kegiatan Serbuan Teritorial TNI 2026 yang saat ini memasuki hari kelima. "Pekerjaan dilakukan selama 60 hari," sebutnya, Jumat (18/9).

 Baca Juga: 9.216 KPM di Kabupaten Bantul Terindikasi Judol, Pengajuan Sanggah Tak Sampai Separo

Dalam rehabilitasi tersebut, kata dia, trotoar lama dibenahi dengan material baru berupa paving block berbentuk persegi. Di sepanjang jalur juga dipasang guiding block berwarna kuning sebagai jalur pemandu bagi penyandang disabilitas.

 

Satrio menyebut, total pekerjaan mencapai 2.200 meter atau 2,2 km dengan lebar trotoar sekitar dua meter. Selain memperbaiki permukaan trotoar yang rusak, penataan juga diarahkan agar fasilitas pedestrian tersebut lebih aman dan nyaman digunakan masyarakat.

 

Progres pekerjaan pun mulai terlihat. Alat berat berupa ekskavator telah didatangkan untuk membantu proses perataan, sementara material paving block dan guiding block mulai tersedia di lokasi.

 Baca Juga: Litarasi Tak Berhenti di Buku, 16 Perpustakaan Kalurahan Jadi Ruang Berkarya dan Berdaya

Satrio menuturkan, percepatan pekerjaan diperlukan mengingat pelaksanaan dilakukan pada masa kemarau. "Karena kita juga mengejar musim. Kalau nanti kita mengerjakan musim hujan agak kerepotan," ujarnya.

 

Selain mempertimbangkan cuaca, kondisi infrastruktur lama di kanan-kiri trotoar juga membutuhkan perhatian. Saat pembongkaran dilakukan, lanjut dia, sejumlah bagian di sekitar trotoar ternyata perlu diperkuat dan disempurnakan, termasuk kondisi akar pohon.

 

Selain itu, lanjut dia, kondisi kanstin dan bagian sisi trotoar juga menjadi perhatian. Satrio mengatakan, pembenahan tidak cukup hanya mengganti permukaan trotoar. Bagian kanan-kiri jalur perlu diperkuat agar hasil pekerjaan lebih optimal.

 Baca Juga: Jualan di Alkid Jogja, Bolosego Dipungli; Keraton Beri Izin, Paguyuban Pedagang Bantah Terlibat

Dia menambahkan, pemkot juga akan membantu penyempurnaan sejumlah bagian tersebut, termasuk kanstin dan gorong-gorong. Pembenahan sistem drainase harapannya dapat mengurangi persoalan genangan atau banjir yang selama ini muncul di kawasan tersebut.

 

Setelah rehabilitasi, kawasan tersebut juga direncanakan mendapat sejumlah elemen pendukung. Satrio menyebut, akan ada kursi sebagai tempat duduk dan lampu untuk mempercantik jalur pedestrian.

 

Kepala Bidang Bina Marga dan Pengairan DPUPR Kota Magelang Heri Wasono menyebut, akar sejumlah pohon telah menjalar masuk ke area trotoar sehingga mengganggu pemasangan paving. "Kita pangkas akarnya supaya nanti pemasangan paving untuk trotoarnya bisa menjadi lebih baik dan lebih bagus nantinya," paparnya.

 Baca Juga: Menelisik Fenomena "Deep-state"

Heri mengutarakan, perbaikan trotoar Jalan Gatot Subroto sebenarnya telah lama menjadi usulan pemkot. Pemerintah daerah beberapa kali mengajukan pembenahan kepada pemerintah provinsi maupun pusat.

 

Hanya saja, kata dia, keterbatasan anggaran membuat perbaikan menyeluruh belum dapat direalisasikan. Beruntung, Kodim 0705/Magelang memiliki dukungan anggaran yang dapat dikontribusikan untuk pekerjaan tersebut.

 

Menurut Heri, trotoar di Jalan Gatot Subroto memang sudah cukup lama tidak mendapatkan perbaikan menyeluruh. Selama ini, pemkot lebih banyak melakukan pemeliharaan ketika terdapat bagian yang mengalami kerusakan. "Mungkin sudah 10 tahun yang lalu (perbaikan)," katanya.

 

Dia menambahkan, kondisi trotoar yang kurang memadai juga menjadi persoalan ketika Akmil menggelar kegiatan besar, termasuk wisuda. Banyaknya aktivitas dan mobilitas di kawasan tersebut membuat kondisi fasilitas pedestrian menjadi semakin terlihat. (aya)

Editor : Heru Pratomo
TNI Magelang Akmil Trotoar jalan gatot subroto