Peristiwa Hilangnya Lima Jurnalis, PWI Kebumen Ingatkan Keselamatan Jadi Prioritas saat Bertugas

Muhammad Hafied • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB
SOLIDARITAS: Pengurus PWI Kebumen menggelar doa bersama untuk keselamatan lima jurnalis yang dilaporkan hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau Rabu (16/9). (M Hafied/Radar Jogja)
SOLIDARITAS: Pengurus PWI Kebumen menggelar doa bersama untuk keselamatan lima jurnalis yang dilaporkan hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau Rabu (16/9). (M Hafied/Radar Jogja)

KEBUMEN - Peristiwa hilangnya lima jurnalis di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau menjadi pengingat bagi insan pers untuk tidak mengabaikan keselamatan saat menjalankan tugas. Pesan tersebut disampaikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kebumen setelah menggelar doa bersama untuk mendoakan para jurnalis yang hingga kini masih dalam pencarian.

Doa bersama berlangsung di Sekretariat PWI Kebumen, Jalan Ahmad Yani Nomor 77 Rabu (16/9). Kegiatan diikuti wartawan dari media cetak dan elektronik. Selain mendoakan para jurnalis yang hilang, forum tersebut juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman mengenai peliputan di lokasi yang memiliki risiko keselamatan.

Baca Juga: Pil Yarindo Dibeli lewat WhatsApp, Dijual Rp 20 Ribu hingga Rp 50 Ribu, Sasar Anak Sekolah

Ketua PWI Kebumen Ondo Supriyanto mengatakan, peristiwa tersebut menjadi pengingat agar wartawan selalu mempertimbangkan aspek keselamatan sebelum dan selama menjalankan tugas. Risiko di lapangan, terutama ketika melakukan peliputan di lokasi berbahaya, tidak boleh diabaikan. "Tugas peliputan penting, tapi keselamatan lebih penting. Ikhtiar tidak boleh dilupakan," ujarnya.

Ondo meminta wartawan yang tergabung dalam PWI Kebumen mengikuti panduan keselamatan ketika bertugas. Persiapan dan kewaspadaan diperlukan agar tugas jurnalistik dapat tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan diri.

Penasihat PWI Kebumen Komper Wardopo menilai, peristiwa tersebut menunjukkan bahwa profesi jurnalistik juga memiliki risiko terhadap keselamatan jiwa. Menurutnya, solidaritas terhadap lima jurnalis yang hilang tidak hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengingatkan pentingnya keselamatan dalam menjalankan tugas.

Baca Juga: Rumah Adat Nusantara Akan Hadir di Polandia, Budaya Indonesia Makin Dekat dengan Eropa

"Doa bersama ini berangkat dari ikatan satu profesi. Semoga kabar baik cepat datang," katanya.

Sebelumnya, lima jurnalis dilaporkan hilang saat menjalankan tugas meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau adalah M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara. Kemudian Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto atau Yudhis, pewarta foto iNews.id; Firman Daus atau Daus, jurnalis Anadolu Agency; serta Donal Husni, pewarta foto lepas. Selain lima jurnalis tersebut, terdapat dua awak kapal dan seorang pemandu wisata yang juga dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa tersebut. (fid/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
PWI Kebumen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kebumen wartawan jurnalis keselamatan