Dilaporkan Hilang usai Cari Kerja, Penyandang Disabilitas asal Magelang Ditemukan di Bandung 

Naila Nihayah • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 20:29 WIB
Ilustrasi orang hilang. (Istimewa)
Ilustrasi orang hilang. (Istimewa)

 

MUNGKID - Perempuan penyandang disabilitas ganda berinisial PR, 24, warga Kaliangkrik sempat dilaporkan hilang oleh orang tuanya.

Ternyata, dia meninggalkan rumah untuk mencari pekerjaan bersama temannya dan ditemukan di sebuah komunitas disabilitas di wilayah Cikoning, Ciparay, Kabupaten Bandung.

 

PR diketahui meninggalkan rumah pada Sabtu. Sehari kemudian, orang tuanya melaporkan kepergian tersebut ke Polsek Kaliangkrik lantaran sang anak tidak kunjung pulang ke rumah. Pencarian pun melibatkan Polresta Magelang dan Dit Siber Polda Jawa Tengah. Akhirnya keberadaan PR terdeteksi.

Baca Juga: Dua Perempuan Magelang Jadi Korban Pelecehan, Dibuntuti Sampai Rumah

Ps Kasi Humas Polresta Magelang Ipda Ady Lilik Purbianto mengatakan, PR ditemukan di salah satu komunitas disabilitas yang berada di wilayah Kabupaten Bandung. Lantas, Dit Siber Polda Jateng berkoordinasi dengan Dit Siber Polda Jawa Barat untuk menindaklanjuti titik keberadaannya.

 

Ady menyebut, petugas memilih pendekatan persuasif setelah menemukan PR. Petugas mengajak PR berbicara dan berdialog untuk meyakinkannya agar bersedia kembali ke Magelang bersama keluarga.

 

Upaya tersebut membuahkan hasil. PR bersedia diajak pulang. "Setelah ditemukan, dilakukan langkah persuasif, ngobrol, dialog untuk mengajak PR untuk bisa diajak pulang ke Magelang. Akhirnya PR berkenan, mau diajak pulang," ujarnya.

Baca Juga: Akhir Bulan Tetap Bisa Makan Enak, Penyetan Mbok Kaliyem Babarsari Jadi Pilihan Hemat Anak Kos

PR lantas dibawa oleh Dit Siber Polda Jateng ke Semarang. Di kantor Dit Siber Polda Jateng. Orang tua PR pun datang menjemput dengan didampingi anggota Polsek Kaliangkrik pada Selasa (8/9) siang.

 

Ady menjelaskan, perjalanan PR hingga Bandung bermula dari komunikasi dengan teman lamanya berinisial E. Keduanya merupakan teman sekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB). Setelah itu, E pindah ke SLB di Salatiga.

 

Meski sudah lama tidak bertemu secara langsung, keduanya masih berkomunikasi melalui WhatsApp. Keduanya kemudian berencana bertemu. Dari komunikasi tersebut muncul rencana untuk mencari pekerjaan bersama.

Baca Juga: Preview dan Prediksi Sporting CP vs Galatasaray di Liga Champions, Pertemuan Perdana di Portugal

Rencana tersebut kemudian membuat PR meninggalkan rumah pada Sabtu. Untuk menuju wilayah Semarang, PR meminta bantuan seorang teman laki-laki berinisial F untuk menjemputnya di Magelang. F menjemput PR menggunakan sepeda motor dan mengantarnya ke rumah E di Kabupaten Semarang.

 

Keduanya kemudian diantar F menuju Bawen. Dari Bawen, keduanya melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan umum hingga akhirnya tiba di Bandung.

Setibanya di Bandung, terdapat teman lain yang membantu mengarahkan perjalanan mereka hingga akhirnya PR sampai di salah satu komunitas disabilitas di Cikoning, Kabupaten Bandung. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
Magelang cari kerja bandung penyandang disabilitas jawa tengah