KEBUMEN - Lahan seluas 1,5 hektare milik Perhutani di wilayah Kecamatan Karanggayam terbakar pada Sabtu (5/9). Kobaran api membakar vegetasi kering dan pohon pinus yang berada di petak 158 A1 RPH Pagebangan. Beruntung api segera dipadamkan sehingga tidak meluas ke area permukiman warga.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 12.00. Lokasi kebakaran berada di perbatasan Desa Clapar dan Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam.
Setelah mendapat laporan petugs gabungan bersama masyarakat sekitar langsung mendatangi lokasi untuk pemadaman api. "Api pertama kali diketahui oleh petugas KRPH Pagebangan," kata Putu, Minggu, (6/9).
Baca Juga: Berkat Pamsimas yang Dikelola Bumkal Gerbosari, Tak Ada Krisis Air Bersih Selama Kemarau
Polisi menyebut kebakaran diduga berkaitan kemarau panjang yang membuat vegetasi di kawasan tersebut mudah terbakar. Kondisi angin kencang juga membuat kobaran api cepat merambat ke bagian lahan lain.
"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut," ujar AKBP Putu.
Dalam proses pemadaman, petugas sempat menemui kendala karena titik api sulit dijangkau armada pemadam kebakaran. Petugas akhirnya hanya mengandalkan peralatan manual untuk memutus penjalaran api.
Baca Juga: Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sembilan Penerbangan Dari YIA ke Soekarno Hatta Dibatalkan
Setelah api padam, petugas segera melakukan pendinginan di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.
Atas kejadian tersebut masyarakat diimbau agar tidak membakar sampah maupun lahan sembarangan selama musim kemarau. Dalam beberapa kasus munculnya titik api di lahan kering dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan ketika angin bertiup kencang. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo