KEBUMEN - Potensi alam dan budaya Kabupaten Kebumen menarik perhatian Diplomat Australia Glen Askew. Dalam kunjungannya ke Kebumen, diplomat senior tersebut mengaku terkesan dengan kekayaan daerah, terutama konsep Geopark Kebumen yang mengangkat potensi alam dan budaya lokal.
Glen menyampaikan kesan tersebut saat bertemu Bupati Kebumen Lilis Nuryani di Rumah Berdaya Kompleks Pendopo Kabumian, Senin (3/8). Diplomat yang fasih berbahasa Indonesia itu mengaku baru mengetahui potensi besar yang dimiliki Kebumen.
Menurut dia, pengalaman langsung selama perjalanan membuktikan bahwa Kebumen memiliki kekayaan alam yang masih terjaga. "Saya sebelumnya tidak tahu tentang itu. Hasil perjalanan saya membuktikan bahwa wilayah ini sangat alami dan hebat sekali," ungkapnya.
Dalam rangkaian kunjungannya, Glen berencana menghabiskan waktu di Kebumen dengan mengunjungi sejumlah destinasi. Seperti Pantai Menganti dan Benteng Van der Wijck. Dia juga mencicipi berbagai kuliner khas daerah, termasuk lanting dan emping, serta melihat produk kerajinan dan UMKM lokal. "Saya baru menemukan ini di Indonesia, di luar Indonesia belum menemukan," lontar Glen.
Selain menikmati potensi wisata dan kuliner, Glen juga membahas peluang kerja sama antara Australia dan Kebumen. Kerja sama tersebut mencakup sektor pariwisata, budaya, pendidikan, hingga perdagangan.
Sebagai tindak lanjut, Glen berencana mengunjungi sejumlah perguruan tinggi di Kebumen untuk berdialog dengan mahasiswa. Dia juga akan memperkenalkan program Konsulat Jenderal Australia kepada pelajar tingkat SD hingga SMA.
Baca Juga: Kemarau Panjang, Sejumlah Wilayah di Sleman dan Bantul Mengalami Krisis Air Bersih
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, pertemuan dengan Diplomat Australia menjadi peluang awal untuk membangun kolaborasi strategis di berbagai bidang.
"Insya Allah ke depannya ada dukungan dari Australia, serta kerja sama perdagangan dan sektor lainnya," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lilis memaparkan berbagai potensi daerah melalui tayangan video, termasuk status Geopark Kebumen yang kini menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark (UGGp). Pemerintah daerah berharap pengenalan potensi tersebut dapat membuka peluang kerja sama internasional yang lebih luas. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita