Dari Geng Legendaris ke Pelestari Alam, Joxzin Lawas Rayakan 41 Tahun dengan Aksi Sosial dan Tanam 666 Pohon di Lahan Eks Tambang

Iwa Ikhwanudin • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 12:16 WIB
Joxzin (Joxo Zinthing), geng anak muda legendaris Yogyakarta era 1985–1990-an yang kini bertransformasi menjadi komunitas sosial Joxzin Lawas. (Foto: Dokumentasi Joxzin Lawas)
Joxzin (Joxo Zinthing), geng anak muda legendaris Yogyakarta era 1985–1990-an yang kini bertransformasi menjadi komunitas sosial Joxzin Lawas. (Foto: Dokumentasi Joxzin Lawas)

 MAGELANG – Joxzin (Joxo Zinthing), geng anak muda legendaris Yogyakarta era 1985–1990-an yang kini bertransformasi menjadi komunitas sosial Joxzin Lawas, memperingati Hari Ulang Tahun (Harlah) ke-41 dengan serangkaian aksi sosial yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Mengusung tema Joxzin Lawas Go Green 2026, komunitas ini tidak hanya menebar kebaikan melalui santunan anak yatim dan donor darah, tetapi juga menanam 666 pohon di lahan bekas tambang pasir di Dusun Keningar, Muntilan, Jawa Tengah.

Kegiatan puncak berlangsung pada Minggu (19/7/2026) di Dusun Keningar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, dan dihadiri sekitar 300 peserta dari berbagai wilayah.

Baca Juga: Viral di Media Sosial! Puluhan Debt Collector Diduga Rusak Rumah Warga di Bantul, Polisi Turun Tangan Selidiki Kasus

Turut hadir dalam acara tersebut GBPH Prabukusumo (Ketua PMI DIY), Arya Ariyanto (Dewan Pembina Joxzin Lawas), Camat Dukun Pujo Ihtiarto SIP.MPA, Danramil Dukun Kapten Inf Jumadi, Kapolsek Dukun AKP Setya Darminta, serta Kepala Desa Keningar Rahmat Sayidin bersama para kepala dusun.

Para sesepuh Joxzin Lawas juga tampak hadir, di antaranya Endardi Bendut, Ali, Sigit Kiyer, Marsih Mrisi, Yoyock Suryo, Gus Afis, Kaji Jaya, Imam Gandung, Edy Lekrek, Uud Darul Huda, Adji Juli, Arinta Qrupuk, Andung Mbudur, dan Heri Jambon.

Sementara dari barisan Srikandi Joxwas terlihat Danik Gandung, Ana Palbapang, Zakiya Datik, Khusbanatun, Lucia Henny, Atik, dan Asri.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi di Kebun Binatang Surabaya Sebabkan Harimau Kurus Kering

Sehari sebelumnya, Sabtu (18/7/2026), Joxzin Lawas Jogja juga menggelar aksi donor darah bekerja sama dengan Bakpia Jogkem Group Alkid di KSP Insan Mandiri Nitikan, Yogyakarta.

Ketua Joxzin Lawas Muntilan, Purwoko Edy, dalam sambutannya menjelaskan bahwa tema Joxzin Lawas Go Green diangkat sebagai sumbangsih nyata komunitas terhadap isu lingkungan di Dusun Keningar.

"Kami ingin aksi tanam pohon ini berdampak secara ekologis sehingga terjadi keseimbangan ekosistem pascapenambangan yang berdampak pada kelestarian alam di lingkungan Keningar," ujarnya.

Baca Juga: Meningkatnya Temuan HIV di Sidoarjo Jadi Pengingat Pentingnya Deteksi Dini

Hal senada disampaikan Ketua Panitia Harlah, Agus Susanta, S.E, "Giat peduli alam Keningar ini bagian dari misi sosial Joxzin Lawas Muntilan agar keberadaannya bermanfaat bagi pengembangan pariwisata masyarakat Muntilan dan masa depan anak cucu nantinya," tambahnya.

Kepala Desa Keningar, Rahmat Sayidin, menyampaikan apresiasinya atas aksi nyata yang dilakukan Joxzin Lawas.

Lokasi penanaman berada sekitar delapan kilometer dari puncak Gunung Merapi, di ketinggian kurang lebih 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Baca Juga: FOMO dan Qanaah: Belajar Merasa Cukup di Tengah Gaya Hidup Serba Viral

Area tersebut merupakan lahan eks galian C yang sejak 2021 mulai direklamasi oleh pemerintah desa bersama masyarakat.

"Terima kasih kepada seluruh Keluarga Besar Joxzin Lawas atas kepedulian dan sumbangsihnya kepada desa kami," tutup Rahmat.

Dewan Pembina Joxzin Lawas, Arya Ariyanto, menyampaikan kebanggaannya melihat kemajuan organisasi dalam hal kepedulian sosial.

Baca Juga: Berguinho Siap Bawa Persib Bandung Tampil Maksimal di Piala Presiden 2026

"Saya bersama Gusti Prabukusumo senantiasa mendampingi kegiatan Joxzin Lawas, terutama aksi donor darah rutin, merasa senang dan bangga adanya aksi sosial teman-teman Joxwas Muntilan di Harlah 41 tahun ini," ujarnya.

Sementara itu, GBPH Prabukusumo yang juga menjabat sebagai Ketua PMI DIY memberikan pesan singkat namun penuh makna: "Selamat Ulang Tahun untuk Joxzin Lawas, semoga ke depan semakin solid, maju, dan berkembang."

Suasana Harlah ke-41 semakin meriah dengan berbagai kegiatan.

Baca Juga: PSIM Jogja Berburu Mesin Gol Baru! Striker Asing dari Amerika Latin hingga Eropa Masuk Radar Laskar Mataram

Antara lain potong tumpeng, pembagian santunan dari Ponpes AI Hikmah Dlingseng Banjaroyo Kalibawang kepada 50 anak yatim piatu dari TPA Quro Taayun Desa Banyu Biru Dukun.

Serta pementasan kesenian tradisional Gasir Ngenthir dan hiburan band dari Afis Organizer Feat Widya Manajemen yang seluruh personelnya merupakan anggota Joxzin Lawas Muntilan.

Sebanyak 666 bibit pohon berasal dari para pihak penyumbang, yakni BSPTH Provinsi Jawa Tengah, Bakpia Jogkem Jogja, dan bibit durian dari Bapak Ismun, Kepala Desa Kebon Rejo Salaman, Magelang.

Baca Juga: PSS Sleman Rilis Daftar Tim Kepelatihan untuk Arungi Super League 2026/27, Huistra Pelatih Kepala, Ansyari Asisten

Jenis pohon yang ditanam antara lain Gayam, Pacira, Tabebuya, Bambu, Duwet, Beringin, Asem Jawa, Nyamplung, dan Durian.

Proses penanaman dibantu oleh relawan mahasiswa dari Polbangtan Tegalrejo Magelang (Politeknik Pembangunan Pertanian Magelang).

Dari geng legendaris yang dulu menghiasi jalanan Jogja, Joxzin Lawas kini menjelma menjadi komunitas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Usia 41 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti transformasi dan komitmen untuk terus berkontribusi demi masa depan yang lebih baik. (iwa)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Radar Jogja
aksi sosial Joxzin Lawas Transformasi Komunitas Magelang penanaman pohon