MAGELANG - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono turun langsung mengikuti kegiatan bersih-bersih di alun-alun bersama warga. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga ruang publik.
Kegiatan tersebut diisi dengan menyiram trotoar, ngepel atau menyikat lantai, hingga merapikan area sekitar alun-alun agar tetap bersih dan nyaman digunakan warga.
Menurut Damar, keterlibatan pemerintah bersama warga seperti kerja bakti ini menjadi langkah penting untuk membangun rasa memiliki terhadap kota.
Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Bantul Kembali Bongkar Tujuh Reklame di Empat Kapanewon
Dia menilai, kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
"Dari langkah kecil seperti ini, rasa memiliki terhadap Kota Magelang bisa tumbuh. Kebersihan kota adalah tanggung jawab kita bersama," ujarnya usai reresik, Jumat (17/7).
Alun-alun Kota Magelang, kata dia, memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas warga atau center piece kota. Berbagai kegiatan sosial, budaya, hingga rekreasi terpusat di kawasan tersebut. Sehingga kebersihan dan kenyamanannya harus menjadi perhatian bersama.
Baca Juga: Tanamkan Tanggung Jawab Terhadap Lingkungan dan Ruang Publik Sejak Dini, Pemkot Jogja Gelar Gerakan Reresik Sekolah
Dia menegaskan, menjaga alun-alun tidak sebatas pada aspek kebersihan, tetapi juga mencakup kerapian, keindahan, hingga kondusivitas lingkungan.
"Alun-alun ini adalah kebanggaan Kota Magelang. Sudah menjadi kewajiban kita semua untuk menjaga ekosistem di dalamnya, termasuk kebersihan dan keindahannya," katanya.
Pemkot Magelang, lanjut dia, terus mendorong budaya gotong royong sebagai bagian dari pendekatan pembangunan kota.
Melalui keterlibatan langsung warga, harapannya muncul kesadaran untuk merawat fasilitas umum tanpa harus selalu bergantung pada intervensi pemerintah.
Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga bahwa perawatan kota dapat dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan sekitar.
"Kebiasaan menjaga kebersihan dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman secara berkelanjutan," sambungnya.
Baca Juga: Heri Pemad, 19 Tahun Bertahan Jadi Promotor Sekaligus Dirut ARTJOG; Jogja Hidup dari Festival, Event Telah Jadi Gaya Hidup
Damar juga mengajak seluruh warga untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Dia menekankan, kota yang nyaman tidak hanya dibangun melalui infrastruktur, tetapi juga melalui kepedulian warganya dalam merawat lingkungan. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo