Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perantauan Sukses asal Plumbon Kebumen Bangun Jalan 2,5 Km dan Dua Jembatan Desa; Ingin Lestarikan Peninggalan Leluhur

Adib Lazwar Irkhami • Minggu, 5 Juli 2026 | 20:37 WIB
PEDULI KAMPUNG HALAMAN: Peresmian Jembatan Siti Sudar yang dibangun secara mandiri oleh keluarga perantauan sukses asal Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kebumen. (Foto: Dokumentasi Prokopim Kebumen)
PEDULI KAMPUNG HALAMAN: Peresmian Jembatan Siti Sudar yang dibangun secara mandiri oleh keluarga perantauan sukses asal Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kebumen. (Foto: Dokumentasi Prokopim Kebumen)

KEBUMEN - Keluarga besar Haji Sudar rela merogoh kocek pribadi untuk ikut terlibat aktif dalam pembangunan Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung.

Perantau sukses ini menunjukkan kepedulian di kampung halamannya dengan membangun jalan sepanjang 2,5 km dan dua jembatan kecil.

Infrastruktur yang dibangun dari kantong pribadi itu kini telah dapat difungsikan optimal oleh masyarakat. Pembangunan dimulai April 2026 lalu.

Diawali pembangunan jalan akses desa sepanjang kurang lebih 2,5 km  dengan lebar 3,5 meter.

Secara gorong-royong warga setempat ikut membantu proses pembangunan jalan yang sebelumnya merupakan area persawahan.

Baca Juga: PSS Sleman Bergerak Cepat dalam Menyusun Skuad, Kim Jefrey Sebut Sudah Diselesaikan sebelum Pieter Huistra ke Belanda

Setelah rampung, berlanjut proses pembangunan dua unit jembatan desa, masing-masing Jembatan Sungai Soka dan Jembatan Kedunglumpang.

Kedua jembatan memiliki lebar 4 meter dan bentang panjang 5,5 meter. Fasilitas umum itu kini diberi nama Jalan Siti Sudar dan Jembatan Siti Sudar. 

"Kami juga berterima kasih kepada pemilik lahan yang ikhlas mewakafkan sebagian tanahnya demi pembukaan jalan ini," ucap perwakilan keluarga Siti Srimulati, Sabtu (4/7/2026).

Ia menceritakan, inisiatif pembangunan jalan dan jembatan berangkat dari sebuah amanah keluarga untuk melestarikan peninggalan leluhur.

Baca Juga: Dirut PSIM Jogja Yuliana Tasno Keluhkan Pendapatan Tiket Musim Lalu yang Jauh dari Kata Ideal

Di samping itu pihak keluarga berniat membantu pembangunan agar akses warga jauh lebih mudah. Pihaknya juga melihat adanya potensi jalan usaha tani yang belum tergarap optimal. 

Niat itu kemudian terealisasi setelah dilakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat.

"Dengan adanya jalan baru ini, akses pertanian yang dulunya harus memutar jauh, kini terpangkas menjadi hanya sekitar 1,5 km," ujar Siti Srimulati.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengaku senang dan bangga atas kepedulian warga yang peduli terhadap kampung halaman.

Menurutnya, pemerataan infrastruktur membutuhkan kepedulian bersama.

Kedermawanan keluarga besar Haji Sudar dinilai patut menjadi contoh nyata bagi putra daerah yang sukses merantau namun tetap memikirkan tanah kelahirannya.

Baca Juga: Wisatawan ’Parkir’ Kendaraan di Tengah Jalan, Terjebak Berjam-jam, Kemacetan Mengular di Jalur Menuju Pantai Gunungkidul

"Fasilitas ini dibangun murni dari keikhlasan sekeluarga, mulai dari pembebasan lahan sampai pembangunannya selesai," ucapnya saat hadir dalam peresmian jalan dan jembatan.

Lilis berpesan agar masyarakat tetap mengutamakan kerukunan dalam konteks pembangunan di Kebumen.

Ia berharap infrastruktur yang baru saja diresmikan membawa manfaat bagi masyarakat. "Saya titip pesan agar fasilitas ini dirawat bersama-sama secara gotong royong agar awet dan lestari," jelasnya. (fid/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Plumbon #Sungai Soka #Jembatan Kedunglumpang #Karangsambung #Perantauan