KEBUMEN - Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kebumen resmi dikukuhkan. Dari lima unsur pimpinan, Mahmud Fauzi yang merupakan mantan Pj Sekda Kebumen dipercaya mengemban amanah sebagai ketua.
Mahmud Fauzi sendiri bukan orang asing di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen. Sebelum purnatugas sebagai ASN, dia memiliki rekam jejak panjang di jajaran birokrasi. Dia pernah mengemban amanah sebagai Plh, Plt, hingga Pj Sekda Kebumen pada 2018. Sebelum itu, dia juga sempat menduduki jabatan strategis, seperti di badan pendapatan daerah (Bapenda) yang sekarang berubah menjadi badan pengelolaan keuangan dan pendapatan daerah (BPKPD). Lalu, tak lama kemudian bergeser sebagai Inspektur Daerah pada Inspektorat Kebumen.
Baca Juga: Waspada! Tak Lagi Identik Dengan Lansia, Risiko Hipertensi Mulai Muncul Pada Usia Muda di DIY
Selepas pelantikan, Mahmud optimistis dapat mengelola Baznas Kebumen secara akurat dan akuntabel. Dia juga berkomitmen akan menjalankan tugas sebagai pucuk pimpinan lembaga dengan berpedoman pada aturan negara dan berpegang teguh pada nilai-nilai agama. "Berbekal pengalaman birokrasi, saya akan memastikan pengelolaan ini berjalan sesuai aturan," katanya usai dilantik di Pendopo Kabumian Jumat (12/6).
Di struktur kepengurusan dia akan didampingi empat orang wakil ketua. Masing-masing dipercaya membidangi sektor strategis. Meliputi bidang pengumpulan, bidang pendistribusian dan pendayagunaan, bidang perencanaan keuangan dan pelaporan serta bidang administrasi, umum, dan sumber daya manusia. "Kami akan berusaha sekuat tenaga meningkatkan pengelolaan dana umat agar lebih besar manfaatnya," ujar Mahmud.
Baca Juga: UAJY Tegaskan Pemberhentian Dosen Berinisial R Sudah Sesuai Prosedur
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menegaskan, keberadaan Baznas cukup vital dalam mendukung program sosial khususnya dalam pengentasan kemiskinan. Ia juga mengapresiasi peran Baznas yang ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Diharapkan, sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas Kebumen terus terjalin dengan baik. "Kunci sukses lembaga ini adalah kebersamaan. Saya berharap Baznas terus berkolaborasi merangkul semua pihak," ujarnya.
Wakil Ketua Baznas Jawa Tengah M Zain Yusuf mengapresiasi capaian Baznas Kebumen. Dia menyebut indeks pertumbuhan tahunan bahkan di atas rata-rata nasional, yakni sebesar 40 persen. Menurutnya, potensi zakat di Kebumen cukup besar. Bahkan dari unsur aparatur negara di lingkungan Pemkab Kebumen saja mencapai Rp 20 miliar. Belum lagi dihitung perolehan dari masyarakat umum dan pegawai instansi vertikal. "Kami berharap pimpinan yang baru bisa melebihi capaian kabupaten tetangga," jelas Zain. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita