Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jaga Garis Pantai Pesisir Selatan, Kelompok Masyarakat di Kebumen Tanam 3.000 Mangrove

Muhammad Hafied • Selasa, 26 Mei 2026 | 07:08 WIB

 

Aksi penanaman pohon mangrove di Pantai Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Senin (25/5. Langkah ini sebagai upaya mengatasi abrasi pantai yang semakin mengkhawatirkan. (Dokumentasi Kodim 0709/Kebumen)
Aksi penanaman pohon mangrove di Pantai Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Senin (25/5. Langkah ini sebagai upaya mengatasi abrasi pantai yang semakin mengkhawatirkan. (Dokumentasi Kodim 0709/Kebumen)

 

 

 

KEBUMEN - Upaya pencegahan abrasi di wilayah pesisir selatan Kemen terus dilakukan. Salah satunya melalui gerakan penanaman 3.000 bibit pohon mangrove secara serentak di Pantai Lembupurwo, Kecamatan Mirit pada Senin (25/5).

Aksi ini berlangsung dengan melibatkan banyak unsur dan diikuti berbagai elemen atau kelompok masyarakat.

Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf. Eko Majlistyawan Prihantono mengatakan, penanaman mangrove di kawasan pesisir pantai menjadi bagian dari gerakan konservasi lingkungan.

Baca Juga: Ormas Bubarkan Ibadah Jemaat Gereja Misi Sejahtera di Sewon, Pihak Gereja Klaim Kantongi SKTL dari Kanwil Kemenag DIY

 Tujuannya untuk menekan abrasi sekaligus memperkuat ekosistem wilayah pesisir selatan Kebumen. "Pantai selatan memiliki tantangan abrasi cukup serius. Penanaman mangrove ini menjadi langkah konkret untuk menjaga garis pantai," ucapnya saat memimpin penanaman mangrove.

Dandim mengatakan, sebanyak 30 rumpun atau setara 3.000 bibit mangrove telah ditanam sebagai benteng alami untuk mengurangi dampak abrasi. Pohon mangrove sengaja dipilih karena terbukti mampu menahan gelombang pasang sekaligus menjaga habitat biota laut. Di samping itu vegetasi tropis dan subtropis ini juga dapat membantu penyerapan emisi karbon.

Ditegaskan, penanaman pohon mangrove bukan sebatas kegiatan seremonial semata, tetapi bentuk kepedulian bersama dalam upaya menjaga lingkungan pesisir. Dandim mengatakan, pelestarian lingkungan adalah tanggungjawab bersama, sehingga butuh kolaborasi lintas sektor agar hasilnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Kapolres Sebut Teror Pocong Produk AI, Warga Kebumen Mengaku Tak Takut

"Keberadaan mangrove ini sangat penting untuk melindungi kawasan pesisir. Kami berharap kegiatan serupa terus dilakukan agar ekosistem pantai terjaga," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta aksi Heri Wibowo, 37, merespon positif kegiatan peduli lingkungan tersebut. Menurutnya, kawasan pesisir Mirit memang membutuhkan perhatian serius karena ancaman abrasi terus terjadi setiap tahun.

Dia berharap melalui gerakan bersama tersebut dapat menjadi solusi atas keresahan masyarakat pesisir pantai. "Poin pentingnya bagaimana masyarakat sadar untuk menjaga kawasan pantai," jelasnya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#pantai lembupurwo #mangrove #Kodim 0709/Kebumen #abrasi #Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono