Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Semua Desa di Kebumen Punya Lahan 600 Meter Persegi Jadi Alasan Pembangunan KDMP Terkendala 

Muhammad Hafied • Jumat, 22 Mei 2026 | 23:45 WIB

 

Dandim 0709/Kebumen Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan.
Dandim 0709/Kebumen Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan.

 



 

KEBUMEN - Dandim 0709/Kebumen Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan menyebut pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kebumen menunjukkan progres positif. Meski begitu, masih terdapat sejumlah desa yang meleset dari target rencana pembangunan KDMP karena terkendala lahan.

Dandim mengatakan, tidak semua desa atau kelurahan di Kebumen memiliki lahan sesuai kriteria yang dibutuhkan untuk pembangunan KDMP.

 Kondisi ini yang kemudian catatan dan menjadi perhatian Kodim 0709/Kebumen selaku satuan tugas (satgas) pembangunan KDMP. "Lahan itu harusnya pada posisi 600 meter persegi. Tapi tidak semua desa punya," ucapnya, Jumat (22/5).

Baca Juga: Aksi Pembacokan di Kotabaru Jogja Diawali Tantangan dari Geng Trah Gendeng, Pemprov DIY Akui Sulit Bubarkan Geng Sekolah, Hanya Mampu Identifikasi 

Selain luasan lahan, di lapangan juga menemui kendala lahan yang disediakan berstatus Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Padahal terdapat larangan alih fungsi lahan tersebut untuk digunakan sebagai KDMP. Di satu sisi pembangunan koperasi juga perlu memperhatikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). "Lahan LSD LP2B belum berporses, belum bisa dibangun," ucapnya.

Dandim mengaku, tidak semua pembangunan KDMP di Kebumen berjalan mulus. Meski begitu, Kodim 0709/Kebumen terus berupaya untuk mengurai setiap persoalan karena setiap desa memiliki tantangan dan dinamika tersendiri. Kodim juga dipastikan tidak berdiam diri guna memastikan program prioritas presiden berjalan sesuai rencana.

Kodim Kebumen, lanjut Letkol Eko, juga masih menanti kebijakan terbaru terkait penggunaan lahan di kawasan Perhutani. Termasuk pembangunan KDMP di desa yang memiliki lahan kurang dari luas yang ditentukan. "Kami fokus yang sudah berjalan dulu. Kemungkinan ada prototype dari lahan yang kurang," terangnya.

Baca Juga: Sungai Code di Kota Jogja Diproyeksikan untuk Trek Susur Sungai dan Arung Jeram,  Cocok untuk Para Pemula

Hingga memasuki pekan ketiga Mei 2026, di Kebumen telah memiliki 120 KDMP yang siap beroperasi. Dari total 460 desa/kelurahan, terdapat 318 desa/kelurahan yang sedang dalam tahap pembangunan. Sedangkan sisanya kini masih berporses. "Di Kebumen KDMP progresnya kurang lebih 30 persen. Yang sedang dibangun, target Juli besok paling tidak mendekati 100 persen," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen Edi Rianto menyatakan, pentingnya akurasi tata ruang dalam setiap pembangunan daerah. Dalam hal ini pembangunan gedung KDMP harus memperhatikan status lahan dan rencana tata ruang.

 Pemkab, kata dia, akan menyelaraskan pengembangan ekonomi desa melalui koperasi dengan tetap menjaga keberlanjutan fungsi lahan. "Pembangunan tidak boleh menabrak aturan tata ruang, terutama mengenai perlindungan lahan sawah produktif," jelasnya Edi. (fid)

 

Editor : Heru Pratomo
#KDMP #Kodim 0709/Kebumen #desa #Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono