PURWOREJO - Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menunjukkan optimisme untuk mampu berkompetisi dengan toko ritel modern. Penerapan sistem koperasi dengan segmen khusus dianggap menjadi jurus jitu KDMP berani bersaing dengan ritel modern.
Ketua KDMP Cangkrep Lor, Purworejo Widiarso Yuliastono mengatakan, banyaknya ritel akan menjadi motivasi bagi pengurus koperasi untuk terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. "Tidak ada kekhawatiran dengan toko ritel. Kami punya segmen tersendiri, yaitu anggota koperasi," katanya Minggu (17/5).
Menurutnya, faktor penting dan paling mendasar adalah dari segi harga. KDMP diklaim lebih murah ketimbang ritel modern. Hal ini karena sistem penyediaan pasokan barang langsung terkoneksi dengan perusahaan bersangkutan.
Artinya kehadiran KDMP akan memutus rantai pasok yang terlalu panjang, sehingga harga lebih terjangkau. "Saya yakin, di gerai KDMP lebih murah dari waralaba, warung atau usaha kecil di sini," ujarnya.
Baca Juga: Prediksi Genoa vs AC Milan Serie A Minggu 17 Mei 2026 Kick Off 17.00 WIB, Rossoneri Ingin Bangkit
Yuliastono mengatakan, keberadaan KDMP bisa diartikan sebagai kepanjangan tangan BUMN. Sebagai contoh, nantinya KDMP sendiri akan menjadi pangkalan resmi seperti elpiji, beras hingga pupuk bersubsidi. Dengan begitu dapat memudahkan distribusi barang untuk menjangkau kemasyarakat. "Pendekatan kami ke petani. Otomatis barang yang disubsidi sesuai harga pemerintah," bebernya.
Menurutnya, KDMP hadir dengan mengusung konsep pelayanan dekat dengan masyarakat. Di satu sisi terdapat nilai pemberdayaan ekonomi lokal dengan melibatkan anggota koperasi. Kedekatan emosional dengan masyarakat menjadi salah satu modal yang dimiliki KDMP dibandngkan toko ritel modern.
Baca Juga: Prediksi Pisa vs Napoli Serie A Minggu 17 Mei 2026 Kick Off 17.00 WIB, Partenopi Diunggulkan
Yuliastono menyebut, sudah ada 160 anggota koperasi yang ikut bergabung sampai kemarin (17/5). Mereka merupakan masyarakat setempat dengan dibuktikan dokumen kependudukan. Jumlah tersebut menurutnya menjadi yang terbanyak se Kabupaten Purworejo untuk kategori anggota KDMP. "Secara administrasi sudah diurus. Ke depan anggota akan dioptimalkan untuk belanja di unit usaha koperasi," jelasnya.
Warga desa setempat, Susanti, 35, menaruh harapan keberadaan koperasi menjadi solusi untuk membantu perekonomian masyarakat. "Harus ikut mendukung pengembangan usaha kecil dan peningkatan pendapatan masyarakat desa," harapnya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita