Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cegah Kasus Kekerasan Wali Kota Magelang Sidak Daycare, Perizinan dan Fasilitas Laik, tapi Pengawasan Disorot

Naila Nihayah • Selasa, 12 Mei 2026 | 22:23 WIB

 

Wali Kota Magelang bersama wakil dan jajarannya saat mengunjungi sejumlah daycare, Senin (12/5).
Wali Kota Magelang bersama wakil dan jajarannya saat mengunjungi sejumlah daycare, Senin (12/5).

 

 

 

 

 

MAGELANG - Pemkot Magelang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga tempat penitipan anak (daycare), menyusul meningkatnya perhatian publik terhadap keamanan dan kualitas layanan anak usia dini. Hasilnya, fasilitas dinilai telah memenuhi standar, namun pengawasan terhadap anak diminta untuk terus diperketat.

Tiga lokasi daycare itu yakni di TPA Rumah TEA di Karet, TPA Yayasan Ibu di Jalan Pahlawan, serta TPA D'Lola di Potrobangsan. Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyebut, ingin memastikan pelayanan di tempat penitipan anak benar-benar sesuai standar. "Terutama dari sisi keamanan dan pengawasan," ujarnya usai sidak di TPS D'Lola, Senin (12/5).

Dari hasil peninjauan di tiga lokasi, dia menilai, seluruh tempat penitipan anak tersebut telah memenuhi persyaratan dasar. Baik dari sisi perizinan, tenaga pendidik, maupun kelayakan fasilitas. Namun, aspek pengawasan terhadap aktivitas anak menjadi perhatian utama.

Baca Juga: Tahu Semakin Tipis, Bahan Baku Melejit: Perajin Tahu Kulon Progo Potong Ukuran

 Dia meminta pengelola meningkatkan keterpantauan anak selama berada di daycare. "Secara umum sudah baik, tapi pengawasan harus terus ditingkatkan agar anak-anak benar-benar aman," tegasnya.

Damar juga memastikan seluruh lembaga yang dikunjungi telah memiliki izin operasional serta tenaga pendidik yang tersertifikasi. Dalam praktiknya, sebagian besar daycare di Kota Magelang dikelola oleh pihak swasta dan membantu orang tua, terutama yang bekerja, dalam mengasuh anak di luar rumah.

 "Walaupun ini swasta, tetap harus mengikuti regulasi. Pemerintah wajib hadir untuk memastikan standar pelayanan terpenuhi," bebernya.

Baca Juga: Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 Disorot: Kontroversi Juri, Dianggap Tak Kompeten hingga Komentar Pedas

Saat ini, dia mencatat, baru tiga daycare yang terdata dan telah diperiksa. Pendataan lanjutan masih akan dilakukan untuk memastikan tidak ada lembaga yang beroperasi tanpa pengawasan.

Sebagai tindak lanjut, pemkot melalui dinas terkait akan memperkuat pengawasan dengan kunjungan rutin ke seluruh daycare. Tim teknis dijadwalkan turun ke lapangan setidaknya dua kali dalam sebulan untuk memantau berbagai aspek, mulai dari aktivitas harian anak, fasilitas, hingga konsumsi makanan.

Sementara itu, pengelola TPA D'Lola, Nur Haryanti mengaku sempat terkejut dengan kedatangan rombongan Pemkot Magelang. TPA D'Lola yang berdiri sejak 2009 tersebut saat ini menampung sekitar 12 hingga 15 anak setiap hari, dengan rentang usia mulai dari bayi hingga enam tahun.

Baca Juga: 10 Provinsi Perkuat Kerja Sama Baru, dari Bidang Energi hingga Pengelolaan Sampah

 Dalam kesehariannya, anak-anak menjalani berbagai aktivitas terstruktur, mulai dari makan, senam, stimulasi belajar, hingga waktu istirahat.

Nur memastikan, lembaganya telah mengantongi izin operasional dan didukung tenaga pendidik dengan latar belakang pendidikan PAUD serta sertifikasi kompetensi. "Kami memperlakukan anak-anak seperti anak sendiri. Itu komitmen kami," paparnya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Daycare #perizinan #pengawasan #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono #Damar