Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Produksi Padi di Jawa Tengah Hingga April 2026 Capai 4,6 Juta Ton

Bahana. • Senin, 4 Mei 2026 | 19:05 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan I 2026 di kantor Gubernur  Jateng pada Senin, 4 Mei 2026.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan I 2026 di kantor Gubernur  Jateng pada Senin, 4 Mei 2026.

SEMARANG — Produktivitas padi di Jawa Tengah periode Januari sampai April 2026 sudah mencapai 4.696.422 ton atau sekitar 44,48% dari target 10,5 juta ton. Diperkirakan target tersebut dapat dicapai pada akhir tahun. 

“Angka ini sudah sama dengan angka Badan Pusat Statistik (BPS). Jadi ini realisasi yang terjadi di lapangan," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares saat rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan I 2026 di kantor Gubernur  Jateng pada Senin, 4 Mei 2026.

Frans menjelaskan, puncak musim panen pada awal 2026 diperkirakan pada Mei. Ia juga optimistis target 10,5 juta ton tahun ini dapat dicapai pada September 2026.

"Setelah musim tanam pertama tersebut selesai akan langsung dilakukan percepatan tanam. Makanya fokus kami sekarang adalah melakukan dropping benih," jelasnya.

Terkait capaian tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi mengingatkan kepada Dinas Pertanian dan Peternakan untuk terus melakukan pemantauan.

Baca Juga: Pengelola Sebut Sudah Penuhi Syarat OSS hingga Izin Gubernur, Begini Progres Pengembangan Wisata Pantai Sanglen

Sebab, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), akan ada musim kemarau panjang. Ia berharap, musim kemarau ini tidak berpengaruh pada kreatifitas petani. 

"Jadi terus lakukan pantauan dan pemetaan," kata Luthfi saat memberikan arahan.

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga meminta agar kesiapan menghadapi musim kemarau terus dilakukan. Terutama terkait kebutuhan air baku dan irigasi bagi petani. Maka dari, pengecekan embung dan saluran irigasi terus dilakukan, agar saat musim kemarau tiba petani tidak kesulitan mendapatkan air. (*)

Editor : Bahana.
#dinas pertanian dan peternakan jateng #pemprov jateng #Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi