Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pegawai SPPG Juga Buruh, Kali Pertama Dilibatkan dalam Peringatan May Day di Kebumen

Muhammad Hafied • Sabtu, 2 Mei 2026 | 08:09 WIB
Perayaan Hari Buruh atau May Day tahun 2026 berlangsung khidmat di Polres Kebumen. Pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan bagi pekerja teladan. (Dokumentasi Polres Kebumen)
Perayaan Hari Buruh atau May Day tahun 2026 berlangsung khidmat di Polres Kebumen. Pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan bagi pekerja teladan. (Dokumentasi Polres Kebumen)

 

 

 

 

 

KEBUMEN - Pemandangan pada peringatan Hari Buruh di Kebumen tahun ini tampak sedikit berbeda. Jika sebelumnya momentum May Day hanya melibatkan kalangan buruh atau pekerja umum, tapi kali ini juga diikuti pekerja dari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Hal tersebut terlihat saat perayaan Hari Buruh di Gedung Tribata Polres Kebumen, Jumat (1/4) sore. Terlihat sejumlah perwakilan pekerja dari SPPG ikut ambil bagian dalam rangkaian acara tersebut. Mereka hadir untuk mendengarkan arahan dari pejabat terkait.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kebumen Akif Fatwal Amin mengatakan, Hari Buruh menjadi bagian dari banyak elemen.

Baca Juga: Kepeleset, Remaja asal Sleman Ditemukan Tewas setelah Empat Jam Pencarian di Sungai Progo

Tak terkecuali bagi pekerja yang berada di SPPG. Dari perayaan May Day ini dia berharap dapat menciptakan suasana harmonis antara pekerja dan pemberi kerja. "Ada program yang perlu kami perhatikan juga. Yaitu, makan bergizi gratis. Di situ juga ada pekerjanya," ungkap Akif saat sambutan peringatan Hari Buruh.

Akif pun mengajak masyarakat melihat secara jernih terkait program prioritas presiden, yakni MBG. Dia menyebut, program tersebut di Kebumen sendiri sudah membuka sedikitnya 6.000 lapangan pekerjaan. Belum lagi dampak lain adanya perputaran ekonomi dari kebutuan bahan baku di SPPG.

"Setelah kami hitung, sudah ribuan warga Kebumen bekerja di SPPG. Ini potensi, peluang dan kekuatan," jelasnya.

Baca Juga: FIB UGM Benarkan Dosennya Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Dekan: Tak Ada Pembelaan Hukum secara Institusional

Meski demikian, KSPSI tetap akan menyoroti program MBG yang dinilai kurang berpihak pada masyarakat. Dia juga mengajak aktivis mahasiswa dan elemen sebagai sosial kontrol untuk turut mengawasi pelaksanaan program MBG.

Tujuannya tak lain agar anggaran negara terserap secara optmal dan masyarakat dapat merasakan dampak nyata dari MBG. "Ketika MBG dinilai kurang, silahkan kritik. Karena kritikan itu obat yang menyehatkan," ungkapnya.

Sementara itu, pekerja SPPG dari Adimulyo Priyo mengapresiasi perayaan Hari Buruh berlangsung dengan kondisif dan penuh khidmat. Dia juga senang karena pada May Day kali ini ikut menjadi satu bagian.

Baca Juga: Aspirasi dalam Momentum May Day di Bantul Disampaikan secara Kondusif, Soroti THR Pekerja Piyungan Belum Terpenuhi

 Dia percaya jika jika pekerja di SPPG kompak, maka akan menjadi kekuatan tersendiri untuk bangsa dan negara. "Senang, baru kali ini yang di SPPG diajak bareng May Day. Semoga tahun depan ada lagi," bebernya.

Pada kesempatan itu, KSPSI Kebumen juga memberikan penghargaan bagi pekerja teladan di SPPG. Selain itu juga diberikan trofi juara bagi pemenang lomba video kreatif bagi pekerja. Hadir di tengah kegiatan Bupati Kebumen diampingi pejabat terkait serta mitra dari SPPG. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#pekerja #KSPSI #may day #hari buruh #SPPG