KEBUMEN - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai membuka layanan pembayaran pajak kendaraan tahunan. Layanan ini hadir sebagai upaya untuk menjangkau masyarakat hingga pelosok dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Kepala Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Kebumen Mohamad Kodir menjelaskan, hadirnya layanan bayar pajak kendaraan di sembilan KDMP bukti nyata kolaborasi antara UPPD dan pemerintah desa setempat.
Tujuannya tak lain agar masyarakat lebih mudah dan dekat membayar pajak tanpa harus datang ke kantor Samsat Kebumen. "Total KDMP sudah gabung ada 13. Empat masih on progres, persiapan SDM dan infrastruktur pendukung," ucap Kodir kepada Radar Jogja, Selasa (28/4).
Disebutkan, dari sembilan KDMP yang beroperasi sebagian besar sudah memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Seperti KDMP Kretek, Rowokele di penghujung bulan April ini total transaksi dari pembayaran pajak kendaraan bermotor tercatat sudah sekitar Rp 12 juta. "Akan terus kami dorong ke KDMP lain. Bisa jadi unit usaha di bidang jasa," sambung Kodir.
Dia menjelaskan, banyak asas manfaat yang didapatkan dari bergabungnya KDMP sebagai mitra pembayaran pajak kendaraan bermotor. Selain memudahkan masyarakat, pihak desa juga akan menerima untung dari setiap transaksi. Terlebih saat ini sudah diatur melalui regulasi pembagian opsen pajak kendaraan sebesar 10 persen.
Di samping itu, pengelola juga menerima biaya admin serta insentif dari bank jika target perolehan tercapai. Dampak positif ini menurutnya yang perlu diperhatikan desa bersama pengurus KDMP. "Bahkan sekarang ada ketentuan, ketika pajak kendaraan plat asli desa situ sebagian uangnya masuk ke desa. Ini kan bisa buat biaya pembangunan desa," terangnya.
Baca Juga: Overstay, WNA Jerman Pengamen 'Punk' Diringkus di Gubuk Semipermanen di Kawasan Pantai Parangtritis
Terpisah, Perangkat Desa Peniron Nanang Jamaludin menyambut baik hadirnya layanan bayar pajak kendaraan di KDMP. Menurutnya, sudah semestinya program unggulan pemerintah membawa dampak nyata bagi masyarakat.
Termasuk adanya kemudahan layanan pembayaran pajak. Dia yakin, masyarakat terbatu dengan layanan di KDMP karena dapat memangkas waktu dan biaya. "Misal datang ke Samsat butuh ongkos lebih. Ujungnya malah keluar uang banyak," jelasnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo