KEBUMEN - Kabupaten Kebumen keluar sebagai daerah dengan penyumbang calon jemaah haji (CJH) terbanyak di Jawa Tengah. Pada musim haji tahun ini tercatat ada 1.743 CJH reguler asal Kebumen yang siap diberangkatkan ke Makkah.
Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kebumen Suwaibatul Aslamiyah menjelaskan, banyaknya jumlah CJH asal Kebumen menunjukkan besarnya antusias masyarakat dalam menuanikan ibadah haji. Ia pun mengamati kesadaran masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima ini meningkat setiap tahun.
Baca Juga: Santri asal Cilacap Ditemukan Meniggal Dunia usai Tenggelam di Sungai Lukulo, Kebumen
Tahun lalu, kata Suwaibatul, Kabupaten Kebumen sempat bertengger di urutan ketiga dengan jumlah CJH terbanyak di Jawa Tengah. Namun pada musim haji tahun ini Kebumen menyalip kuoat haji kabupaten lain. Yakni Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, dan Surakarta.
Ia menyebut, dalam sehari rata-rata pendaftar haji di Kebumen sebanyak 15 orang. Mereka yang mendaftar berangkat dari berbagai latar belakang, Seperti aparatur sipil negara (ASN), pengusaha, nelayan hinga petani. Jika diklasifikasi, CJH tahun ini mayoritas atau sekitar 72 persen berusia di atas 65 tahun. “Sehari terkadang ada 25 pendaftar. Sehari pasti ada, paling sedikit minimal tiga orang,” jelasnya.
Selain kesadaran, ia mencermati tingginya antusias pendaftaran haji juga dipengaruhi dengan adanya kemudahan layanan. Sebab saat ini Kemenhaj telah menyediakan pendaftaran haji berbasis online. Artinya masyarakat dari berbagai daerah tidak perlu repot datang ke kantor hanya untuk mendaftar haji. “Misal ada domisili luar kota, bisa daftar lewat aplikasi. Tinggal pencet handphone saja,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Jatipurus, Kecamatan Poncowarno Sobirin mengaku, ikut merasakan antusiasme pendaftaran haji. Dia pun sempat mendampingi empat warganya sekaligus untuk mendaftar haji di Kantor Kemenhaj Kebumen. Dia berharap masa tunggu atau antrean haji mendatang tidak terlalu lama mengingat kebanyakan CJH sudah berusia lanjut. “Warga saya ada dua kelapa keluarga yang daftar bareng. Mereka suami istri,” ucapnya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita