Polres Kebumen menggelar latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di depan gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kebumen, Kamis, (23/4). Kegiatan yang diikuti personel kepolisian dan TNI ini fokus simulasi penanganan massa anarkis saat terjadi aksi unjuk rasa.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, latihan atau simulasi ini sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi unjuk rasa.
Latihan dirancang mendekati kondisi riil di lapangan. Pola pengamanan tersebut disusun berdasar potensi situasi yang mungkin terjadi, sehingga personel memiliki gambaran utuh dalam bertindak.
"Latihan ini dibuat semirip mungkin dengan kondisi di lapangan," jelasnya saat memimpin simulasi Sispam Kota.
Dalam skenario yang diperagakan, unjuk rasa dimulai dari penyampaian aspirasi massa secara damai. Namun, situasi kemudian berkembang. Eskalasi semakin meningkat hingga berujung tindakan anarkis. Pada tahap tersebut aparat melakukan langkah represif terukur sesuai prosedur tetap.
Tak hanya itu, aksi kerusuhan yang disimulasikan juga meluas ke sejumlah titik. Objek vital dan perkantoran menjadi bagian fokus pengamanan. Personel kemudian bergerak menggambarkan potensi dari aksi massa yang semakin tidak terkendali.
Baca Juga: Jelang May Day, Polresta Magelang Gelar Simulasi Penanganan Unjuk Rasa di DPRD Magelang
"Agar setiap tahapan penanganan bisa dipahami dan dilaksanakan secara tepat," lanjutnya.
Kapolres menegaskan, meski latihan memuat skenario eskalasi hingga tindakan tegas dipastikan situasi wilayah Kebumen tetap kondusif. Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi upaya preventif agar potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
Dia mengingatkan stabilitas wilayah menjadi tanggung jawab bersama, bukan semata aparat keamanan. "Kami berharap Kebumen tetap aman dan kondusif. Latihan ini semata untuk meningkatkan kemampuan personel," katanya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo